AYOJAKARTA.COM - Rocky Gerung menyampaikan kritik pedas terkait kebijakan pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Menurut Rocky di kanal YouTube miliknya, Rocky Gerung Official, selama ini pemerintah selalu memainkan isu sebelum penetapan kenaikan harga BBM.
Hal itu terbukti dengan keputusan naiknya harga BBM pada akhir pekan lalu, Sabtu 3 September 2022.
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan segenap menteri-menterinya menjadi hal yang patut disoroti masyarakat.
Kebijakan tersebut dianggap sangat memberatkan masyarakat yang notabene sedang berjuang bangkit dari keterpurukan selama pandemi Covid-19.
Rocky bersama Hersubeno Arief juga menyoroti bagaimana cara pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) sebagai bantalan sosial setelah menaikkan harga BBM.
“Kita akhirnya akan berjumpa dengan Black Monday yang sudah kita tunggu sebetulnya bukan kita inginkan tapi memang pasti terjadi, kan selalu hukum-hukum sejarah itu membawa kita pada satu titik jumpa yaitu titik kerusakan institusi negara sekaligus bangkitnya kesadaran tentang keadilan sosial,” ujar Rocky.
Menurutnya, pemerintah pelit dan tidak mau berkorban untuk rakyat.
Selain itu, pemerintah juga dianggap lebih mementingkan proyek-proyek seperti kereta cepat dan IKN Nusantara.
Demi proyek-proyek mewah yang sifatnya benda mati itu, lantas pemerintah membujuk rakyat melalui penyaluran BLT.
“Pemerintah menemukan formulasi bahwa demi legacy itu, demi kemewahan itu, demi infrastruktur itu, maka rakyat dikorbankan. Tentu dia sudah siapin cara untuk membujuk rakyat yang disebut BLT,” ujar Rocky di kanal YouTube-nya pada Senin (5/9/2022).
Baca Juga: Hari Ini, Ferdy Sambo Dijadwalkan Jalani Tes Kebohongan
Rocky Gerung menilai bahwa persoalan utamanya adalah ketidakpercayaan rakyat secara maksimal pada pemerintah.
"Yang menjadi soal adalah ketidakpercayaan yang tidak maksimal pada pemerintah karena mempermainkan isu," ujarnya.
Pengamat politik ini mengkritik pemerintah itu secara pedas, lantas ia menganalogikan penyaluran BLT dengan pemberian oksigen setelah seseorang dicekik.
Kenaikan harga BBM yang berdampak pada harga bahan kebutuhan pokok dianggap mencekik rakyat kemudian pemerintah memberikan oksigen melalui BLT.
“BLT itu adalah semacam oksigen setelah orangnya dicekek. Sudah dicekek, nggak bisa nafas, dikasih oksigen. Di situ pemerintah curangnya,” ujar Rocky.
“Tentu dia (pemerintah) sudah siapin cara untuk membujuk rakyat, yakni disebut BLT. Dari logika kita, kalau masuk akal jadi BLT itu adalah semacam oksigen setelah orangnya dicekik, kan gitu kan,” tambahnya.
Baca Juga: SUDAH CAIR? Berikut Daftar Penerima BLT BBM 2022 Rp 600 Ribu, Cek Namamu di Sini
Seharusnya pemerintah bisa mendengarkan aspirasi rakyat bukan hanya mementingkan kepentingan yang hanya menguntungkan pemerintah semata dengan membuat rakyat menderita atas semua kenaikan harga.
Logikanya kalau perekonomian kita baik maka tidak akan ada rakyatnya yang menderita, tapi semakin ke sini rakyat semakin menderita akibat kebijakan pemerintah.***

Share this article
Harga BBM naik, berikut kritik pedas Rocky Gerung pada pemerintah. Analogikan BLT seperti pemberian oksigen setelah orangnya dicekik.