AYOJAKARTA.COM-- Beberapa hari lalu publik dihebohkan terkait 'Jet Pribadi' yang digunakan Hendra Kurniawan ke rumah pribadi Brigadir J di Jambi.
Banyak yang menduga bahwa 'Jet Pribadi' tersebut merupakan salah satu skenario di balik kasus pembunuhan tersebut.
Hendra Kurniawan merupakan anak buah Ferdy Sambo yang disinyalir punya peran dalam menghambat penyidikan dari kasus pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Persija Latihan Super Ekstra Jelang Hadapi Persib, Siap Sabet 3 Poin!
Ia bersama tim yang lainya mendapat tugas dari Ferdy Sambo untuk mengantarkan dan menjelaskan sebab kematian dari pihak kepolisian kepada pihak keluarga Brigadir J.
Dalam perjalanannya ke Jambi mengantarkan Jenazah Brigadir J dirinya dan Tim menggunakan Pesawat Jet Pribadi yang disewa oleh Ferdy Sambo.
Pesawat tersebut pun kini mendapatkan perhatian publik karena diduga berkaitan dengan pemilik mafia judi dan Ferdy Sambo yang kini diduga terlibat dalam bandar pimpinan judi online.
Baca Juga: Terkuak! Ini Alasan Putri Candrawathi Selingkuh dengan Kuat Maruf: Kecewa dengan Ferdy Sambo
Hingga saat ini dikabarkan 'Jet Pribadi' yang sempat booming tersebut telah meninggalkan Indonesia, hal tersebut kemudian menimbulkan banyak spekulasi di mata publik, lantas apa yang mengganjal di balik itu ?
Dilansir di berbagai sumber 'Jet Pribadi' tersebut adalah transportasi yang digunakan oleh mantan Karopaminal Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan beserta rombongan terbang terbang ke Jambi mengantarkan Jenazah Brigadir sampai pada keluarga pihak dari Brigadir J.
Baca Juga: 11 Link Twibbon G30S PKI Terbaru untuk Foto Profil Media Sosial
Saat itu Brigjen Hendra Kurniawan bertugas untuk menyampaikan kabar duka dan menjelaskan sebab dari kematian Brigadir J kepada pihak keluarga Brigadir J. Kemudian diketahui bahwa Hendra Kurniawan terlibat dalam skenario untuk menutupi sebab kepastian dari tewasnya Brigadir J.
Dikutip dari berbagai sumber pesawat jet pribadi yang digunakan Hendra Kurniawan tersebut adalah Tipe Jet T7-JAB yang terdaftar di San Marino Eropa, dikabarkan bahwa pemilik dari pesawat jet tersebut merupakan seorang mafia judi.
Baca Juga: Data yang Dihack Oleh Bjorka Berkaitan Dengan Pemilu Presiden 2024, Ini Bahayanya!
Indonesia Police Watch atau IPW mengungkap dugaan jet pribadi yang digunakan untuk mengantarkan Brigadir J ke Jambi tersebut berkaitan dengan pemilik Konsorsium 303 judi online.
Oleh karena itu IPW meminta tim kepolisian untuk menjelaskan Konsorsium 303 judi online dalam kasus Ferdy Sambo, sekaligus untuk menyibak perannya di dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Kasus tersebut pun menyeret nama dari RBT yang diyakini sebagai Ketua Konsorsium 303 judi online, dan inisial YS atau Yoga Susilo yang diduga merupakan anggota dari kekaisaran Sambo.
Baca Juga: Vidi Aldiano Buka Suara Terkait Tudingan Gay kepada Deddy Corbuzier: Iya, Udah Pasti
Hingga IPW juga menemukan keterlibatan gratifikasi Rp 155 triliun dari judi online oleh PPATK.
RBT alias Bong alias Robert Prianto Bonosusatya di dalam catatan IPW adalah ketua Konsorsium 303 judi online, bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, atau hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri.
Perlu diketahui IPW juga telah berhasil mengidentifikasi pesawat Jet T7-JAB yang digunakan oleh Hendra Kurniawan tersebut, juga pernah dipakai Andrew Hidayat Bos PT. MMS Group Indonesia, yang juga mantan narapidana kasus korupsi, dan Yoga Susilo, Direktur Utama PT. Pakarti Putra Sang Fajar, dalam penerbangan bisnis Jakarta-Bali.
Baca Juga: Data yang Dihack Oleh Bjorka Berkaitan Dengan Pemilu Presiden 2024, Ini Bahayanya!
Sedangkan gratifikasi yang terungkap oleh IPW ini menduga berkaitan erat dengan pemberian dukungan sebesar Rp 155 Triliun hasil judi online dari Ketua ketua Konsorsium 303 dan Yoga Susilo kepada Pencalonan Capres tertentu pada 2024 yang di mana Ferdy Sambo ingin menjadi Kapolrinya.
Pengamat penerbangan Alvin Lie memberikan penjelasan pada kode T7 di badan pesawat memiliki arti, menurutnya setiap pesawat yang akan ke San Marino akan mendarat di kota terdekat di Italia Eropa. Alvin juga mengungkapkan bahwa pesawat yang digunakan oleh Hendra Kurniawan itu sepertinya milik perusahaan tertentu.
Dari penjelasan Alvin bahwa keberadaan pesawat Jet T7-JAB di Indonesia yang beroperasi menggunakan kode registrasi negara lain itu menunjukan pesawat tersebut keberadaanya hanya sementara, Ia juga menduga bahwa pesawat Jet T7-JAB disewakan.
Baca Juga: Jun Kejutkan Penggemar dengan Single ‘LIMBO’
Oleh karena itu, kejanggalan dan misteri di balik kasus pembunuhan Brigadir J terus mendapatkan perhatian publik. Jet Pribadi merupakan salah satu bentuk dari kejanggalan lainya atas tindakan kriminal yang dilakukan oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Kemudian diketahui ada upaya lain dalam merusak dan memanipulasi motif dari pembunuhan Brigadir J, termasuk terungkapnya keterlibatan Ferdy Sambo dan penyelewengan kekuasaan sebagai pimpinan Polri yang juga terlibat dalam mafia bandar Judi online.

Share this article
Publik dihebohkan terkait 'Jet Pribadi' yang digunakan Hendra Kurniawan ke rumah pribadi Brigadir J di Jambi, simak ulasannya