AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan Brigadir J oleh tersangka Ferdy Sambo saat ini belum juga menemukan titik cerah.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti mengenai kebenaran dari kasus pembunuhan yang menyeret beberapa nama seperti Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.
Selain itu, nama Bripka RR dan Bharada E pun ikut terseret ke dalam kasus pembunuhan yang menggemparkan publik ini.
Uniknya, sudah lebih dari satu bulan sejak Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka, tetapi saat ini pihak kepolisian belum melakukan penahanan terhadap istri Ferdy Sambo tersebut.
Dengan alasan kemanusiaan dan kondisi psikologi yang tidak stabil, pihak kepolisian juga menjadikan alasan lain untuk tidak menahan Putri Candrawathi, yaitu karena ia memiliki seorang bayi.
Seorang YouTuber dengan kanal Anjas Asmara di Thailand kemudian mencoba untuk menganalisis kasus ini.
Baca Juga: Pernyataan Pelecehan Seksualnya Diragukan, Putri Candrawathi: Brigadir J Menjilat dan Meraba saya!
Ia mengungkapkan bahwa kondisi psikologis atau kejiwaan yang tidak stabil bukanlah hal yang sewajarnya menjadi alasan bagi seorang tersangka untuk tidak ditahan.
Anjas Asmara berpendapat bahwa tersangka lain seperti Bharada E dan Bripka RR juga memiliki kemungkinan kondisi kejiwaannya tidak stabil.
Walaupun demikian, Putri Candrawathi tidak ditahan oleh kepolisian dengan alasan tersebut.
Baca Juga: Ditanya Alasan Cerainya dengan Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika: Biarin Aja Mereka
Di sisi lain, YouTuber ini juga menyayangkan pihak Putri Candrawathi yang menjadikan seorang anak berumur satu tahun sebagai tumbal dalam menjalankan rencananya.
Ia mengatakan dan mempertanyakan apakah anak tersebut benar-benar anak kandung yang dirawat oleh Putri Candrawathi atau bukan.
Anjas Asmara mengatakan bahwa kemungkinan besar Putri Candrawathi dibantu baby sitter untuk merawat anak tersebut dan itu tidak bisa menjadi alasan untuk pihak kepolisian tidak menahan istri Ferdy Sambo.
Dari hal tersebut, kemudian YouTuber ini mengatakan bahwa Putri Candrawathi merupakan sosok yang kuat.
Sangat berbeda dengan yang dikabarkan, ketika kuasa hukumnya mengatakan seolah-olah Putri Candrawathi merupakan wanita lemah yang tak berdaya.
Kenyataan bahwa Putri Candrawathi tidak ditahan membuat dirinya yakin bahwa Istri Ferdy Sambo tersebut juga memiliki kekuatan yang luar biasa.
Dengan ketiadaan penahanan terhadap Putri Candrawathi, maka akan memperbesar peluang bagi istri Sambo ini untuk melakukan intervensi.
Anjas Asmara juga menghubungkan data dari Pomnas HAM dan Komnas Perempuan yang mencederai pemikirannya karena telah memberikan rekomendasi kepada penyidik bahwa telah terjadi pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.
Baca Juga: Pengakuan Bripka RR Ketika di Magelang: Brigadir J Dipaksa Masuk ke Kamar Putri Candrawathi
“Mereka bermain aman. Kalo ada pelecehan seksual, keterangan dari korban sudah bisa dijadikan alat bukti yang kuat sekali,” ujarnya.
“Ini sepertinya dipakai oleh tim Ferdy Sambo atau Putri Candrawathi untuk melakukan perlawanan secara hukum,” tambahnya.
Ia mengungkapkan bahwa ada kemungkinan Putri Candrawathi bisa menang dengan cara ini, yaitu mendapatkan pengurangan hukuman.
Anjas Asmara kemudian mengatakan bahwa dirinya tidak percaya bahwa ada pelecehan oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.
Baca Juga: Cara Agar WhatsApp Terlihat Offline, Mudah Banget Tanpa Ketahuan Online di WA
Sebaliknya, ia mengungkapkan bahwa dirinya akan percaya ketika ternyata Putri Candrawathi yang melakukan pelecehan terhadap Brigadir J.
Anjas Asmara mengungkapkan bahwa jabatan bisa menjadi hal yang lebih dominan bagi seseorang untuk melakukan pelecehan seksual, dibandingkan dengan gender.
Dirinya mengatakan bahwa isu pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J tidak masuk akal.
“Apalagi sampai menjilat atau apa yang tersebar di media, itu tidak masuk akal mengingat Brigadir J juga memiliki pangkat yang lebih rendah. Ada kemungkinan ia akan melanjutkan karirnya, itu bukan hal yang bisa diterima oleh logika berpikir manusia,” ucapnya.***

Share this article
YouTuber Anjas Asmara akan percaya jika Putri Candrawathi yang melakukan pelecehan terhadap Brigadir J.