Presiden Jokowi Digugat ke PN Jakpus, Ijazah SD sampai SMA Diduga Palsu

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:38 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didugat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) terkait dugaan ijazah palsu. (Instagram/@jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didugat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) terkait dugaan ijazah palsu. (Instagram/@jokowi)

AYOJAKARTA.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) didugat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) terkait dugaan ijazah palsu.

Gugatan itu didaftarkan oleh Bambang Tri Mulyono dengan nomor perkara 592/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst.

Gugatan yang didaftarkan pada Senin, 3 Oktober 2022 ini menduga bahwa Jokowi diduga telah melawan hukum.

Baca Juga: Geger Lesti Kejora Dikabarkan Mau Cabut Laporan KDRT Rizky Billar, Orang Tua Tidak Terima!

"Menerima dan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya," tulis poin pertama petitum di situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Pusat.

Dalam gugatan tersebut, Bambang menggandeng Ahmad Khozinudin SH sebagai kuasa hukum.

Adapun para tergugat adalah Ir H. Joko Widodo selaku Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam kapasitas sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (Presiden RI), Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi (Dahulu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).

Baca Juga: Bukan Lesti Kejora, Ternyata Rizky Billar Justru Pernah Mengkhayalkan Wanita Ini yang Menjadi Istrinya

"Menyatakan tergugat I (Jokowi) telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum berupa Berupa Membuat Keterangan Yang Tidak Benar dan/atau Memberikan Dokumen Palsu berupa Ijazah (Bukti Kelulusan) Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) & Sekolah Menengah Atas (SMA) Atas Nama Joko Widodo," tulis petitum kedua.

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X