AYOJAKARTA.COM - Institusi Polri terus mendapat sorotan dan menjadi perbincangan masyarakat.
Bukan membahas prestasinya, namun perbincangan tersebut terkait oknum polisi yang mencoreng citra baik Polri.
Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan arahan kepada Polri untuk benahi citranya di masyarakat.
Baca Juga: Irjen Teddy Minahasa Terjerat Kasus Narkoba, Masyarakat Resah dengan Polri, Mahfud MD: Ini Bisa Dimaklumi!
Kasus yang mencoreng citra baik Polri diantaranya yakni pembunuhan Brigadir J, tragedi Kanjuruhan, dan peredaran narkoba.
Pasalnya tiga Jenderal Polri turut terlibat dalam kasus tersebut, sehingga membuat masyarakat kecewa.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetrotvNews pada Senin (31/10/2022), Presiden Joko Widodo mengarahkan Polri untuk melakukan beberapa poin untuk meningkatkan citra Polri.
Baca Juga: Bisnis Narkoba di Tubuh Polri, dari Barang Sita ke Mami Linda hingga Seret Dody Prawiranegara-Teddy Minahasa
Diantaranya adalah terkait keluhan masyarakat soal pungutan liar.
Selanjutnya Presiden Joko Widodo mengarahkan agar Polri jangan sewenang-wenang.
Polri juga diarahkan agar dapat menjaga soliditas instansinya sehingga dapat menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat.
Baca Juga: Menguak 6 Poin yang Ada di Dalam Catatan Buku Hitam Ferdy Sambo: dari Perwira Panas hingga Kelicikan di Polri
Presiden Joko Widodo juga mengarahkan agar instansi Polri memiliki kesamaan visi dan ketegasan dalam organisasi.
Terakhir, Polri diarahkan agar menguatkan penegakan hukum.
Arahan tersebut sudah diterima dan direspon dengan baik oleh pihak Polri yang ditegaskan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Inilah Profil Mesya Thalib Kakak Ipar Taqy Malik yang Diduga Jadi Selingkuhan Pejabat Polri
Jenderal Listyo telah memerintahkan seluruh Korlantas untuk tidak melakukan operasi penindakan tilang pengendara lalu lintas secara manual.
Aturan tersebut sudah diresmikan dan diberlakukan mulai 18 Oktober 2022.
Sehingga kini penindakan tilang hanya boleh dilakukan menggunakan tilang elektronik (ETLE).
Baca Juga: Deretan Kasus dalam Polri, dari Ferdy Sambo hingga Teddy Minahasa, 2022 Tahun Tersial Bagi Kepolisian?
Jenderal Listyo juga memberikan arahan baru kepada anggota Polri.
Salah satunya yaitu terkait larangan anggota hidup hedon.
Hal ini sempat menjadi pro dan kontra pada perbincangan di media sosial.
Baca Juga: Siapa Mami Linda, Ini Sosok Wanita yang Mampu Bongkar Jaringan Peredaran Narkoba di Internal Polri
Namun, Jenderal Listyo tetap menegaskan bahwa ini harus segera dihentikan,
tidak ada lagi Polisi yang menunjukkan hedonisme.
Selain itu, kinerja Polri ditunjukkan dengan penangkapan Bos judi online kelas kakap.
Mulai dari judi yang perlahan terkuak, hingga akhirnya bos-bos judi online tertangkap.
Baca Juga: Anggota Polri Coret Kantor Polisi Luwu dengan Tulisan Sarang Pungli, Ternyata ODGJ?
Jenderal Listyo juga menegaskan agar proses rekruitmen anggota polri harus dilakukan secara gratis.
Selain itu, purnawirawan jenderal juga turut memberi dukungan moral Jenderal Listyo agar dapat menghadapi masalah tersebut.
Kini kinerja Polri menjadi sorotan masyarakat dan Jenderal Listyo beserta instansi Polri tengah memperbaikinya.***

Share this article
Sesuai arahan Presiden Jokowi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan beberapa kebijakan demi perbaiki citra Polri.