AYOJAKARTA.COM - Samuel Hutabarat, ayah Brigadir J turut membuka suara atas tudingan miring kepada putra tercintanya.
Samuel Hutabarat menepis kesaksian Damson, security Ferdy Sambo yang mengaku sering diajak ke club malam oleh Brigadir J.
Samuel Hutabarat tentu tidak percaya atas pernyataan Damson yang mengungkapkan jika Brigadir J menghabiskan uang hingga 15 juta untuk sekali kunjungan ke club malam.
Dalam pengakuannya, ayah mendiang Yosua mengatakan bahwa pernyataan tersebut tidaklah benar.
Bukan tanpa alasan, hal itu karena sebelumnya Nofriansyah Yosua Hutabarat juga jarang mengirimkan uang kepada orang tuanya.
Namun Nofriansyah Yosua Hutabarat memberikan uangnya untuk sang adiknya yang masih kuliah.
“kalau untuk kami ke orang tuanya ya atau ke ibunya, itu jarang sekali mengirim uang,” kata Samuel.
Baca Juga: Dianggap Permainkan Hukum, Kodir ART Ferdy Sambo Bikin Hakim Murka : Astaghfirullahaladzim!
“paling sama adiknya yang masih kuliah pada saat itu mengirimkan uang saku adeknya yang masih kuliah anak Saya nomor tiga, cuma itu saja,” pungkasnya.
Jika putra tercintanya mampu menghabiskan uang belasan juta, seyogyanya Yosua pun dapat memberikan uang yang lebih besar untuk orang tuanya.
Namun sang Ayah mengaku bahwa Yosua hanya memberikan uang dengan nominal yang bisa dianggap normal.
“kalau dia pulang ke Jambi memberi sango sama adik kakaknya,” ujar sang Ayah.
Baca Juga: Cek Fakta! Soal Rekening Rp 100 Triliun Brigadir J, Terungkap Ini Penjelasan Lengkap dari PPATK
“ya nominalnya kan kita kurang tahu, nggak besar paling sejuta dua juta hal yang wajar
tapi kalau dibilang ke kafe habis lima sampa lima belas juta itu udah sangat nampak itu pembohongan,” lanjutnya.
Bahkan dari sudut pandang sang Pengacara pun menganggap tudingan miring yang ditujukan pada Brigadir Yosua adalah kebohongan.
Tudingan yang sengaja dibuat untuk meyakinkan adanya pelecehan seksual kepada Putri Candrawathi.
Baca Juga: Jakarta dalam Bahaya! Aktivitas Sesar Cimandiri, Sesar Baribis dan Gempa Bumi Megathrust 8,9 SR
“dari kacamata kami melihat ada saksi-saksi yang menyudutkan Almarhum memiliki kepribadian ganda sering ke club kemudian sering minum-minum dan sama perempuan, nah ini sedang dibangun supaya bisa match atau cocok dengan skenario pelecehan seksual jadi dengan kepribadian seperti itu jadi Almarhum ini sangat memungkinkan melakukan pelecehan,” kata Yonatahan Baskoro.***

Share this article
Sempat heboh di persidangan karena Brigadir J disebut sering ke club malam, namun pengakuan ayah Yosua, Samuel Hutabarat sebut uang habis