Pakar Hukum Pidana Menilai Saksi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Tidak Sesuai, Mengapa?

Pakar Hukum Pidana Menilai Saksi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Tidak Sesuai, Mengapa?
Pakar Hukum Pidana Menilai Saksi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Tidak Sesuai, Mengapa?

AYOJAKARTA.COM-- Kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat terus berlangsung, pakar hukum pidana, Asep Iwan Iriawan menilai saksi sidang perkara pembunuhan Yosua kali ini tidak sesuai.

Hal tersebut dinyatakan oleh Asep lantaran para saksi yang dihadirkan di sidang lanjutan kasus Brigadir J tidak berjalan dengan relevan pada terdakwa Richard Eliezer, Kuat Maruf dan Ricky Rizal.

Asep menyebutkan bahwa saksi yang dihadirkan itu berhubungan dengan obstruction of justice atau perintangan penyidikan, padahal para terdakwa merupakan pelaku pembunuhan itu sendiri.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Grup G Piala Dunia Qatar 2022: Kamerun Menahan Imbang Serbia dengan Skor 3-3

"Untuk tiga terdakwa ini, karena didakwa pasal pembunuhan udah seratus persen, sebenarnya, saksi yang sekarang ini tidak ada hubunganya. Jadi tidak ada signifikan, relevansinya cuma sedikit.," kata Asep seperti yang dilansir dari kanal Youtube metrotvnews pada Senin (28/11/2022).

Menurutnya, para saksi yang dihadirkan kali ini, oleh hakim dan jaksa ingin digali lebih jauh mengenai rencana atau skenario yang dibuat Ferdy Sambo.

"Kan didakwanya mereka bertiga ini adalah pembunuhan, jadi prosesnya adalah kelompok lima jadi ketika pada tanggal itulah terjadi pembunuhan apa yang dilakukan mereka masing-masing. Nah saksi yang sekarang ini dan minggu yang lalu menunjukan kepada obstruction of justice, cuma mungkin hakim ingin mendalami lebih jauh," tambahnya.

Sehingga, kehadiran para saksi ini berkaitan dengan fakta atau rencana skenario pembunuhan seperti adanya peristiwa pembunuhan yang direkayasa Ferdy Sambo dengan cara merusak barang bukti.

Baca Juga: Aneh! Kamaruddin Simanjuntak Banting Setir Bela Ferdy Sambo Hingga Dukung Jadi Tokoh Masyarakat

"Misalnya, pada kesaksian sebelumnya pernah mengatakan bahwa gambar, foto di rekaman itu ada Brigadir J masih hidup, kemudian diperintahkan oleh FS untuk dihilangkan barang bukti tersebut," kata Asep.

"Kemudian dikaitkan dengan Ridwan bahwa FS ini menembak, kemudian juga dijelaskan bahwa E (Eliezer) ini mengakui dalam persidangan dia menembak tiga kali. Tapi faktanya luka itu ada di hidung, dari belakang tembus ke depan ( kepala bagian belakang), dan di dada jadi cocok dengan barang bukti yang minggu kemarin," imbuhnya.

Sebagai informasi bahwa persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J kali ini diagendakan pemeriksaan saksi-saksi pada sidang terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, Kuat Maruf di PN Jakarta Selatan.

Jaksa diketahui menghadirkan 17 saksi untuk memberikan kesaksian di persidangan. Namun saksi-saksi tersebut erat kaitanya dengan perkara perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J bukan pada perkara pembunuhan berencana itu sendiri.

Baca Juga: Stop Body Shaming! Berikut 8 Dampak Negatif Body Shaming

Asep menilai bahwa relevansi persidangan lanjutan Brigadir J kali ini berterkaitan pada saksi yang dihadirkan dengan terdakwa itu membuktikan adanya pembunuhan berencana itu sendiri.

"Jadi terdakwa tiga-tiganya kan diancam dengan pasal 340 tidak diancam dengan obstruction of justice tidak ada dakwaan lain, didakwahnya cuma pembunuhan atau pembunuhan berencana. Dalam persidangan ini sudah jelas terbukti pembunuhan berencananya, jadi utuk mereka itu sebagi membantu turut serta pembunuhan," kata Asep.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pelaku pembunuhan
# Kasus Pembunuhan Brigadir J
# Kuat Maruf
# Ricky Rizal
# Richard Eliezer
# sidang
# saksi
# Pakar Hukum Pidana
# Ferdy Sambo
# terdakwa

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.