AYOJAKARTA.COM - Pada Senin, 28 November 2022 lalu Kapolda Jabar Irjen Suntana menegur tegas terhadap pelaku pelepasan label tenda bantuan gempa Cianjur.
Tenda tersebut diberikan oleh pihak Gereja Protestan dari Jakarta. Kejadian itu ditindak lanjuti oleh Kapolda Jabar Irjen Suntana dengan mendatangi TKP kemudian memeriksa para saksi di sekitar lokasi gempa Cianjur.
Para pelaku yang mencopot label tenda bantuan tersebut diduga merupakan pengurus dari Ormas garis di wilayah Cianjur.
Baca Juga: Cara Mendapat Bantuan Rumah untuk Korban Gempa Cianjur, Cukup Lewat Aplikasi Ini!
Berkaitan dengan itu polisi akan melaksanakan tindakan sebagai mestinya sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kapolda Jabar menegaskan untuk tidak terulanginya kejadian seperti itu dengan kondisi yang sedang berduka dan saling membutuhkan pihak kemanusiaan kepada masyarakat.
Irjen Suntana menyampaikan bahwa awalnya kabar pencopotan label oleh oknum ormas itu viral di media sosial.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Irjen Suntana melaporkan penindakan atas kejadian pelepasan label tersebut pada Senin, 28 november 2022 lalu.
"Kemarin ada berita di sosmed yang cukup marak, yaitu ada 1, 2, 3 orang masyarakat yang mencopot salah satu label bantuan kepada masyarakat berupa tenda yang diberikan oleh teman-teman gereja protestan dari Jakarta," ujar Irjen Suntana.
Kemudian pihak kepolisian segera menindaklanjuti dengan mendatangi tempat kejadia perkara (TKP).
Baca Juga: Terpopuler! Cek Fakta, Warga Cianjur Tolak Bantuan Gempa Hingga Menghebohkan Publik
Irjen Suntana menyampaikan pihaknya memeriksa para saksi di lokasi dan langsung mencatat keterangan pelaku.
"Itu segera kita tindaklanjuti dengan segera datangi TKP, memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi, dan kita langsung mengambil keterangan para pelaku yang melakukan itu," kata Irjen Suntana.
Setelah diketahui, ternyata pelaku merupakan masyarakat yang terlibat di salah satu ormas wilayah Kabupaten Cianjur.
"Teridentifikasi para pelaku adalah beberapa teman dari pengurus ormas garis di wilayah kabupaten Cianjur," ungkap Irjen Suntana.
Pihak kepolisian menghimbau agar masyarajat tertib dan tidak melakukan hal-hal yang sekiranya dapat merugikan sesama.
Apalagi dalam kondisi prihatin sekarang pasca bencana Gempa Cianjur yang justru seharusnya kita tumbuhkan rasa empati.***

Share this article
Polisi meninjaklanjuti aksi pelaku yang melepas label tenda bantuan bagi korban gempa Cianjur, langsung datang ke TKP.