AYOJAKARTA.COM - Kasus Ferdy Sambo masih berlanjut sampai kini.
Beberapa saksi sudah diperiksa di persidangan, salah satunya ART (Asisten Rumah Tangga) Ferdy Sambo yaitu Kodir.
Dalam sidang yang berlangsung, Kodir diberi beberapa pertanyaan.
Ditampilkan pula CCTV yang terpasang di rumah Ferdy Sambo seperti dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPAS TV pada Sabtu (3/12/2022).
Pada sidang obstruction of justice di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, jaksa menghadirkan saksi dari pihak kepolisian (Puslabfor Porli), Hery Priyanto.
Hery dihadirkan sebagai saksi ahli untuk terdakwa Kurniawan dan Agus Nurpatria.
Jaksa meminta Hery untuk menganalisis rekaman CCTV rumah Ferdy Sambo pada saat kejadian pembunuhan berlangsung.
Ketika CCTV ditayangkan, ternyata terdapat asisten rumah tangga Ferdy Sambo yang bernama Diryanto alias Kodir.
Terlihat di CCTV, Kodir begitu panik di detik-detik pembunuhan berlangsung.
Saat itu, waktu menunjukkan pukul 17.12 WIB.
Terlihat Kodir berlari dengan panik, namun pada saat persidangan Kodir mengaku bahwa dirinya tidak masuk ke dalam rumah Ferdy Sambo.
Kodir mengaku, dirinya masuk setelah beberapa jam kemudian.
Di situlah jaksa memastikan bahwa Kodir berbohong untuk menutupi kejadian yang sebenarnya.
"Tuh! Sudah terjadi (tembakan) Kodir berlari itu terdengar suara tembakan tadi," ucap Ahmad Suhel Majelis Hakim.
"Itu si Kodir masuk itu, ketika memberikan saksi dia katanya di luar saja, jam 20.00 WIB dia baru masuk (ucap Kodir pada saat memberikan kesaksian)," lanjut Majelis Hakim.
"Kodir, Kodir!" tegasnya.
Terlihat majelis hakim sangat kaget dan kecewa dengan kesaksian yang diberikan oleh Kodir ternyata tidak sesuai dengan CCTV pada saat kejadian pembunuhan.
Dalam persidangan Kodir condong memberikan keterangan palsu lantaran memberikan kesaksian yang berbeda atau bisa disebut berbohong.***

Share this article
Kebohongan Kodir ART Ferdy Sambo terungkap melalui rekaman CCTV, begini reaksi kecewa Majelis Hakim.