Terpopuler! Dipecat PO Haryanto, Rian Mahendra Akui Kebodohannya karena Hal Ini

Terpopuler! Dipecat PO Haryanto, Rian Mahendra Akui Kebodohannya karena Hal Ini
Terpopuler! Dipecat PO Haryanto, Rian Mahendra Akui Kebodohannya karena Hal Ini

AYOJAKARTA.COM – Pemecatan Rian Mahendra dari Perusahaan Otobus (PO) Haryanto hingga kini masih ramai diperbincangkan. 

Diketahui, Rian Mahendra diperkerjakan oleh founder sekaligus ayahnya, Haji Haryanto sebagai salah satu pegawai dengan jabatan Direktur Operasional.

Namun sejak 22 Juni 2022 silam, hubungan antara Rian Mahendra dengan Sang Pendiri PO Haryanto mulai diwarnai ketidakcocokan.

Haji Haryanto yang merupakan purnawirawan TNI dengan segudang pengalaman luar biasa memprihatinkan sejak masih kecil.

Baca Juga: Ricky Rizal Mengakui Diperintah Ferdy Sambo untuk Tembak Yosua Bukan Hajar, Tetapi Gagal karena Hal Ini

PO Haryanto merupakan perusahaan di bidang jasa angkutan umum antar kota yang berdiri sejak tahun 2002 dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Selain rutin berinfak dan bertekad membangun sebanyak mungkin rumah ibadah bagi umat muslim, Haji Haryanto juga membiayai sejumlah warga untuk mondok.

Polemik yang kemudian berkembang dan menjadi konsumsi publik serta ada yang menganggap gimmick bermula ketika Haji Haryanto memecat Rian.

Adapun alasan Haji Haryanto memberhentikan Rian tidak lain agar putra sulungnya tersebut lebih berkonsentrasi dan memperbaiki diri.

Pasalnya Rian sudah berulang kali melakukan kekeliruan yang membuat Haji Haryanto terpaksa turut campur dalam persoalan pribadinya.

Baca Juga: Ingin Rezeki Melimpah Mengalir Sampai ke Tetangga? Cukup Lakukan Nasehat Mbah Moen Ini

Dari menggadai mobil, berhutang hingga miliaran rupiah kemudian kabur, bermain bitcoin, hingga mengutip uang komisi di agen.

“Harapan saya Rian ini sadar, jadi orang yang beriman kepada Allah, tanggung jawab pada keluarga,” harap Haji Haryanto.

Sehubungan dengan kabar pemecatan dirinya yang dianggap secara sepihak, Rian Mahendra memberikan sejumlah keterangan.

“Pemecatanku diedarkan oleh perusahaan, dari ujung Aceh hingga ujung Bali, supaya mereka tahu aku udah nggak bekerja,” ujarnya.

Rian juga berujar bahwa dirinya enggan untuk mempertahankan posisi jabatannya, karena PO Haryanto merupakan perusahaan keluarga.

Baca Juga: Masuk Akal! Irma Hutabarat Bantah Keras Saksi Ahli Ferdy Sambo: Kita Biasa Lihat Kasus Besar Direkayasa

“Kalau alasan saya membela diri hanya untuk mempertahankan posisi, lebih baik tidak usah, karena itu perusahaan keluarga,” tambah Rian.

Meski Haji Haryanto mengaku sudah memenuhi hak-hak Rian sebagai karyawan, namun dalam sejumlah kesempatan Rian menyanggah.

“Saya kerja dengan bapak itu ikatannya ikatan batin, kalau tujuan saya kerja untuk uang, kalian tidak akan menemui saya di rumah kontrakan,” imbuh Rian.

Sehubungan dengan kondisi Rian Mahendra yang kini masih berstatus pengangguran dan hidup dalam keterbatasan, dirinya memberikan pernyataan.

“Mungkin bodohnya saya adalah, karena tidak ada tendensi uang sehingga lupa mensejahterakan diri sendiri,” pungkasnya. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Haji Haryanto
# Rian Mahendra
# PO Haryanto
# Perusahaan Otobus (PO)
# bus

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.