Masuk Akal! Irma Hutabarat Bantah Keras Saksi Ahli Ferdy Sambo: Kita Biasa Lihat Kasus Besar Direkayasa

Masuk Akal! Irma Hutabarat Bantah Keras Saksi Ahli Ferdy Sambo: Kita Biasa Lihat Kasus Besar Direkayasa
Masuk Akal! Irma Hutabarat Bantah Keras Saksi Ahli Ferdy Sambo: Kita Biasa Lihat Kasus Besar Direkayasa

AYOJAKARTA.COM - Irma Hutabarat salah seorang aktivis yang belakangan  ini ia sering membahas mengenai kasus Ferdy Sambo.

Dalam podcast YouTube Uya Kuya, Irma Hutabarat menanggapi terkait kesaksian saksi Ahli Ferdy Sambo di persidangan.

Irma Hutabarat memberikan tanggapannya secara jelas dan lugas.

Baca Juga: Misteri 100 Triliun di Rekening Brigadir J: Irma Hutabarat Beberkan 'Dosa' BNI Kepada Ahli Waris Yosua

Diketahui beberapa waktu lalu dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua, para terdakwa telah menghadirkan Ahli untuk memberikan kesaksian.

Kubu Ferdy Sambo menghadirkan Prof. Dr. Said Karim seorang Ahli Pidana.

Prof.Dr. Said Karim memberikan tanggapannya terkait perintah hajar Ferdy Sambo kepada Richard Eliezer, dimana menurutnya perintah hajar tidak sama dengan perintah menembak.

Baca Juga: Ahli Waris Belum Terima Uang Rp100 Triliun Brigadir J, Irma Hutabarat Curiga ke BNI: Ada yang 'Main' di Sini

Ahli Pidana ini pun sampai menjelaskan pengertian kata hajar dari kamus besar bahasa Indonesia.

“Apakah makna kata hajar ini sinonim dengan bunuh atau tembak? tampaknya dalam kamus besar Bahasa Indonesia kita tidak menemukan pengertian itu jadi pengertian hajar,” ujar Prof. Dr. Said Karim.

Irma Hutabarat pun mengatakan bahwa keterangan yang diberikan oleh saksi Ahli Ferdy Sambo salah.

Baca Juga: Update Kasus Pembunuhan Brigadir J: Putri Candrawathi Bersikukuh jadi Korban, Begini Tanggapan Irma Hutabarat

Sebab kata hajar itu sendiri tidak berdiri sendiri, melainkan harus ada konteksnya.

“Jadi konteksnya kalau Sambo bilang hajar lalu magazinnya sudah terisi dia sudah kasih peluru sebelumnya dan dia tambahkan pelurunya konteksnya adalah tembak,” ujar Irma.

Perintah tersebut dianggap tidak relevan oleh Irma, sebab sebelumnya Richard Eliezer dikatakan tengah hendak makan nasi goreng namun diperintah untuk menembak.

Baca Juga: Persidangan Diwarnai Tangisan Putri Candrawathi, Irma Hutabarat: Trauma yang Delay

“Orang dia mau makan nasi goreng kok, dia mau makan dipanggil berarti nasi gorengnya tuh belum selesai dimakan tujunnya apa sore itu dia mau makan nasi goreng dipanggil terus disuruh ditembak dikasih, apakah glock itu punya dia,” terangnya.

“Itu aja dari situ kelihatan sudah disiapkan belum lagi iming-iming uang 500 juta untuk dia rasa terimakasih,” lanjutnya.

Aktivis senior ini pun mengungkapkan bilamana memang benar eks Kadiv Propam itu memerintah Richard Eliezer menghajar bukan menembak, seharusnya Bharada E sudah dilaporkan.

Baca Juga: Momen Saat Irma Hutabarat Jadi Pembuka Jalan Persaudaraan Bagi Keluarga Joshua dan Richard Eliezer

Suami Putri Candrawathi juga tidak perlu menghilangkan bukti-bukti.

Sebab secara umum seorang korban pasti akan selalu menyimpan alat bukti, sehingga hal tersebut seakan direkayasa.

“Tidak ada korban yang menghilangkan barang bukti, pasti pelaku,” ujarnya.

“Jadi gini kita ini kan biasa ngelihat kasus-kasus direkayasa,” tambahnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Said Karim
# pembunuhan Brigadir Yosua
# Richard Eliezer
# Irma Hutabarat
# Ahli Pidana
# Ferdy Sambo
# persidangan
# korban

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.