AYOJAKARTA.COM – Putri Candrawathi mengungkapkan pembicaraan antara dirinya dengan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J setelah dugaan peristiwa pelecehan terjadi.
Hal itu disampaikan oleh Putri Candrawathi ketika diperiksa sebagai terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2023).
Saat diminta mengundurkan diri, menurut istri Ferdy Sambo ini Brigadir Yosua sempat menangis dan meminta maaf atas peristiwa dugaan pelecehan yang saat itu terjadi.
“Lalu Yosua menangis dan dia minta maaf atas perbuatannya dan mohon ampun pada saya, lalu saya suruh dia keluar,” tutur Putri Candrawathi seperti dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan YouTube KOMPASTV, Jumat (13/1/2023).
Selanjutnya menurut istri dari Ferdy Sambo ini, Brigadir Yosua keluar ditemani oleh Ricky Rizal.
Sedangkan dirinya ditemani tidur oleh asisten rumah tangganya, yakni Susi.
Tengah malam Putri Candrawathi baru menghubungi suaminya yaitu Ferdy sambo dan menceritakan soal kejadian di Magelang serta bilang ingin segera pulang ke Jakarta.
Awalnya menurut pengakuannya, Ferdy Sambo akan menjemput istrinya di Magelang tetapi tidak ia menolak untuk dijemput malah itu.
Putri Candrawathi juga meminta Ferdy Sambo untuk tidak menghubungi ajudan agar tidak terjadi keributan pada saat itu.
Sebelumnya Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso menegaskan keterangan terkait peristiwa saat dirinya minta dipanggilkan Yosua usai dugaan pelecehan terjadi.
“Saudara sedang terbaring Ricky menunggu di luar dan Yosua duduk bersimpuh di bawah tempat tidur, begitu betul?” tanya hakim Wahyu.
Putri Candrawathi kemudian meluruskan keterangan tersebut. Menurutnya Ricky Rizal naik bersama dengan Brigadir Yosua masuk ke kamar yang ditempati istri Ferdy Sambo.
“Dek Ricky naik bersama dek Yosua masuk ke dalam kamar saya berdua, lalu kalau tidak salah dek Ricky menyampaikan mohon izin ibu ini Yosua,” ujar Putri Candrawathi.
“Terus saya anggukan saja terus Yosua duduk di sebelah kiri tempat tidur saya,” tambahnya.
Selain itu istri Ferdy Sambo juga menyampaikan bahwa Ricky Rizal masih sempat di dalam kamarnya sebentar, baru setelah itu keluar.
Tetapi menurut Putri Candrawathi pintu tidak ditutup dan masih bisa bertatap muka dengan Ricky Rizal di luar sehingga menurutnya ia tidak berduaan saja dengan Yosua.
“Pintu warna putih yang kayu itu terbuka, hanya pintu kasa itu tertutup tapi dek Ricky masih bisa melihat saya, jadi saya tidak berduaan dengan Yosua di kamar,” tutur Putri Candrawathi.
Mendengar hal tersebut, hakim Wahyu kemudian menanyakan dialog apa saja yang disampaikan pada saat bertemu dengan Brigadir Yosua setelah dugaan pelecehan terjadi.
“Terus apa yang yang saudara sampaikan sama Yosua, korban waktu itu?” tanya hakim Wahyu.
Sambil menangis Putri Candrawathi mengatakan bahwa dirinya menyampaikan kepada Yosua telah mengampuni perbuatan yang keji.
Putri Candrawathi juga meminta Brigadir Yosua untuk resign menjadi ajudan dari Ferdy Sambo.
“Waktu itu saya sampaikan ke dek Yosua bahwa saya mengampuni perbuatanmu yang keji dan saya minta dia untuk resign,” kata Putri Candrawathi sambil menangis.
“Resign sebagai driver atau anggota suami saya,” tambahnya.***

Share this article
Nyesek! Brigadir Yosua Menangis Bersimpuh Sebelum Terbunuh, Memohon Hal Ini Kepada Putri Candrawathi. Apa itu?