Astaga! Richard Eliezer Sudah Didesain Seperti Robot, Soleman B Ponto: Terdoktrin Laksanakan Perintah

- Rabu, 25 Januari 2023 | 15:37 WIB
Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto mengkritisi kasus pembunuhan  Brigadir Yosua (YouTube/KOMPASTV)
Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto mengkritisi kasus pembunuhan Brigadir Yosua (YouTube/KOMPASTV)

AYOJAKARTA.COM--Kasus pembunuhan Brigadir Yosua terus bergulir, dengan agenda sidang pledoi para tersangka pekan ini.

Sejak Selasa, (24/1/2023), sidang pledoi digelar mendengarkan nota pembelaan dari kuat Maruf, Ricky Rizal dan Ferdy Sambo.

Adapun hari ini, Rabu (25/1/2023) merupakan agenda sidang pledoi dari terdakwa Putri Candrawathi dan Richard Eliezer.

Baca Juga: Heboh! Putri Candrawathi dalam Pledoinya Ingin Peluk Anak-anaknya, Warganet : Bagaimana dengan Ibu Yosua?

Sidang pledoi dari Richard Eliezer ini tampaknya menarik banyak pihak, terlebih melihat status justice collaborator yang disandangnya namun justru mendapatkan hukuman lebih berat dari 3 terdakwa lainnya.

Mantan Kepala BAIS TNI, Soleman B Ponto dalam sebuah obrolan tentang kasus Ferdy Sambo, turut bersuara, khususnya berkaitan dengan nota pembelaan dari terdakwa. 

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto mengkritisi Ferdy Sambo yang melimpahkan kesalahannya kepada Richard Eliezer.

Baca Juga: Buntut Tuntutan 12 Tahun Bagi Richard Eliezer, 18 Januari Akan Diperingati Sebagai Hari Patah Hati Bagi NKRI?

Melalui program Obrolan Malam di kanal YouTube BeritaSatu, Soleman menyinggung tentang satuan Brimob yang menaungi Richard Eliezer.

Halaman:

Editor: Kiki Dian Sunarwati

Sumber: metro.suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X