AYOJAKARTA.COM –- Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat yakni Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi menghadapi sidang vonis.
Keduanya akan mendengarkan pembacaan vonis dari Majelis Hakim hari ini, Senin, 13 Februari 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Jelang sidang vonis terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, polri telah mengerahkan 200 personel dan tim gegana guna amankan sidang kasus pembunuhan Brigadir J.
Sebelumnya, tim Gegana Polri juga telah menyisir area Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengantisipasi adanya bom atau hal yang dapat membuat jalannya sidang terganggu.
Sekitar 200 personel keamanan gabungan juga diturunkan untuk mengamankan jalannya pembacaan vonis sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Kepolisian menggelar Tactical Wall Game dan gelar pasukan pada hari sebelumnya yang dipimpin oleh Kapolres Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi.
“13 Februari ya 2023 dan selanjutnya akan dilakukan pengamanan tentunya mendasari pada sasaran dan objek sesuai,” kata Kabid Humas Polri, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Senin (13/2/2023).
“Dengan analisis hakikat yang diketahui oleh Polda Metro Jaya khususnya Jakarta Selatan ya Polres Metro Jakarta Selatan,” imbuhnya.
Menurut Trunoyudo Wisnu, secara umum sasarannya adalah preventif dalam persidangan tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa secara langsung di lapangan akan dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan untuk melakukan Tactical Wall Game dan kemudian akan menggelar pasukan.
Pihak PN Jaksel sebelumnya telah menghimbau masyarakat agar tidak datang langsung ke pengadilan.
Serta menyaksikan sidang melalui siarang langsung di televisi atau melalui media sosial.
Akan tetapi pihak PN Jaksel juga menyiapkan 9 layar monitor untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung sidang.
Dikarenakan kapasitas ruangan sidang utama PN Jaksel hanya mampu menampung 50 kursi.
“Untuk memberikan akses informasi kepada mereka yang hadir di lingkungan pengadilan di Jakarta Selatan tapi tidak bisa masuk ke ruangan sidang,” ujar Humas PN Jaksel Djuyamto.
“Tentu kita sudah menyiapkan layer monitor ada 9 layar monitor yang sudah kita sediakan,” imbuhnya.
Terkait dengan pembatasan yang hadir di lingkungan PN Jaksel, Djuyamto juga mengatakan akan ada pembatasan jika pengunjung sidang sudah benar-benar penuh sekali.***(Sulistiyaningsih)

Share this article
Keduanya akan mendengarkan pembacaan vonis dari Majelis Hakim hari ini, Senin 13 Februari 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.