AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan program beasiswa LPDP Jakarta akan mulai berjalan pada tahun 2027.
Saat ini, Pemprov DKI tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp99,9 miliar untuk merealisasikan program beasiswa tersebut.
Program ini menargetkan untuk 100 mahasiswa yang menempuh pendidikan S2 dan S3 di 11 negara.
Program LPDP daerah ini disiapkan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) ibu kota dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Jadi untuk LPDP ini untuk S2 dan S3 di luar negeri. Anggarannya sudah dirancang, ini ada Rp 99,9 sekian miliar yang diproyeksikan itu diterima untuk 100 orang penerima, tergantung nanti seleksi," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Nahdiana dalam rapat bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta, Senin (27/7(.
Saat ini, kata Nadhiana, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan LPDP pusat guna menyusun mekanisme pelaksanaan program beasiswa tersebut.
Sebab, program beasiswa luar negeri ini baru pertama kali dijalankan oleh Pemprov DKI.
Dari total kuota 100 penerima, 70 orang diproyeksikan merupakan mahasiswa jenjang magister (S2) dan 30 lainnya mahasiswa doktoral (S3).

Penerima mahasiswa nantinya akan menempuh pendidikan di 11 negara yang dipilih berdasarkan kebutuhan pembangunan Jakarta.
Sedangkan untuk pemilihan program studi akan disesuaikan dengan kebutuhan SDM di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
11 negara yang menjadi tujuan program beasiswa LPDP Jakarta ini adalah Amerika Serikat (AS), Australia, Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, Korea Selatan (Korsel), Prancis, Singapura, China, dan Rusia.
Namun, Nahdiana mengatakan bahwa daftar negara dan mekanisme pelaksanaan masih akan dimatangkan bersama LPDP pusat dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.***
Share this article
Saat ini, Pemprov DKI tengah melakukan koordinasi dengan LPDP pusat guna menyusun mekanisme pelaksanaan program beasiswa tersebut.