Minat Masuk IPDN Setelah Lulus SMA? Pastikan Calon Praja Sudah Menyiapkan Hal Penting Ini Sebelum Nyoba!

IPDN merupakan salah satu pilihan Sekolah Kedinasan yang paling banyak diminati oleh siswa lulusan SMA.
IPDN merupakan salah satu pilihan Sekolah Kedinasan yang paling banyak diminati oleh siswa lulusan SMA.

AYOJAKARTA.COM -- Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN merupakan salah satu pilihan Sekolah Kedinasan yang paling banyak diminati oleh siswa lulusan SMA.

Berada di bawah naungan Kemendagri, paraja atau mahasiswa lulusan Sekolah Kedinasan Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN juga memiliki kesempatan menjadi ASN.

Selain tingkat daerah, praja lulusan Sekolah Kedinasan Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN juga dapat berkarir di instansi pusat maupun sektor non pemerintah.

Baca Juga: Calon Taruna Sekolah Kedinasan Wajib Nyimak! Ini Proyeksi Soal, Sub Materi Tes dan NAB dalam Seleksi Kompetensi Dasar

Mulai didirikan pada tahun 1956, Akademi Pemerintahan Dalam Negeri atau APDN merupakan embrio STPDN yang berganti menjadi sekolah kedinasan IPDN pada 2004.

Dirancang secara khusus untuk melahirkan bibit-bibit pemimpin di tingkat daerah, IPDN menerapkan berbagai aturan ketat terkait metode pendidikan.

Dimulai dari proses seleksi yang berlapis, setiap praja IPDN juga akan menjalani berbagai jenis pelatihan guna membentuk karakter sebagai pemimpin berkompeten.

Untuk dapat tercatat sebagai seorang praja IPDN, setiap calon peserta perlu membekali diri dengan berbagai uji ketahanan.

Baca Juga: Bukan hanya Akademik, Ini Jenis Tes Fisik yang Harus Diikuti oleh Calon Taruna Sekolah Kedinasan, STMKG Paling Sedikit

Di samping kemampuan akademik, setiap praja IPDN juga perlu mempersiapkan ketahanan fisik serta kekuatan mental sebelum memutuskan bergabung.

Adapun rangkaian proses pendaftaran yang harus dilewati oleh setiap calon praja IPDN adalah Seleksi Administrasi serta disusul dengan Verifikasi Berkas.

Calon praja yang dinyatakan lulus pada kedua tahapan tersebut akan melanjutkan ke proses selanjutnya yakni Tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.

Peserta atau calon praja IPDN yang memenuhi kualifikasi Nilai Ambang Batas, akan menjalani tes lanjutan meliputi pemeriksaan kesehatan baik fisik maupun kejiwaan.

Baca Juga: Nggak PeDe Daftar Sekolah Kedinasan karena Takut dengan Tinggi Badan? Ini 2 Instansi yang Bisa Dijadikan Pilihan!

Rangkaian terakhir pelaksanaan seleksi calon praja IPDN adalah Tes Kesamaptaan atau tes ketahanan fisik serta diakhiri dengan Wawancara.

Guna memenuhi kebutuhan SDM berkualitas di masa depan, IPDN menyediakan sejumlah pilihan program studi atau jurusan bagi para praja.

Jurusan kuliah yang ada di IPDN antara lain Administrasi Pemerintahan Daerah, Manajemen Keuangan Daerah, Politik Pemerintahan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

Selain keempat jurusan tersebut, IPDN juga menyediakan pilihan lain bagi praja seperti Hukum Tata Pemerintahan serta Manajemen Sumber Daya Aparatur.

Baca Juga: Butuh Usaha Lebih untuk Jadi taruna, Inilah 5 Instansi Sekolah Kedinasan Paling Diminati di Seluruh Indonesia

Untuk memenuhi seluruh rangkaian kurikulum pendidikan, praja IPDN akan menjalani masa pendidikan selama Empat tahun.

Pada rentang waktu atau selama menjalani masa pendidikan tersebut, praja akan ditempatkan di asrama serta menjalani pendidikan semi militer.

Tujuan penggemblengan selama pendidikan dengan pendekatan militer, dilakukan agar para praja terbiasa dengan kedisiplinan, integritas, dan mental kuat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# IPDN
# lulusan SMA
# sekolah kedinasan

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.