Calon Peserta Didik Baru Harus Tahu! Ini Dia Ketentuan Pembagian Jalur Zonasi di PPDB 2024!

Ketentuan Pembagian Jalur Zonasi di PPDB 2024
Ketentuan Pembagian Jalur Zonasi di PPDB 2024

AYOJAKARTA.COM -- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jakarta menggunakan sistem zonasi untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Pembagian zonasi ini sangat penting karena menentukan sekolah mana yang bisa dipilih berdasarkan tempat tinggal siswa.

Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Eka Nur Aripin, pada Senin, 3 Juni 2024, berikut adalah penjelasan lengkap tentang pembagian zonasi dan cara melihatnya.

Baca Juga: PPDB Jabar 2024: Ini 4 Tips Memilih SMA-SMK Terbaik dan Mudah Dapat Kerja Setelah Lulus

Zonasi untuk SD

Untuk jenjang SD di Jakarta, zonasi dibagi menjadi dua zona:

  1. Zona 1: Berdasarkan RT dan RW yang sama dengan sekolah.
  2. Zona 2: Berdasarkan kelurahan atau kecamatan yang berdekatan dengan sekolah.

Sebagai contoh: untuk SDN Cideng 02, zona 1 mencakup RT 15 RW 02 Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir. Sementara zona 2 mencakup kelurahan dan kecamatan yang berdekatan seperti Petojo Selatan, Tomang, dan Gambir.

Zonasi untuk SMP dan SMA

Untuk jenjang SMP dan SMA, zonasi dibagi menjadi tiga:

  1. Zona 1: Berdasarkan RT dan RW yang sama dengan sekolah.
  2. Zona 2: Berdasarkan kelurahan atau kecamatan yang berdekatan dengan sekolah.
  3. Zona 3: Untuk wilayah yang lebih luas, bisa mencakup beberapa kecamatan yang berdekatan.

Baca Juga: Referensi PPDB 2024: 6 SMP Terbaik di Provinsi Bali Berdasarkan Nilai IIUN Tertinggi dan Konsisten Selama 6 Tahun

Contohnya, untuk SMPN 159, zona 1 mencakup RT dan RW di sekitar sekolah, sementara zona 2 mencakup kecamatan yang berdekatan seperti Tambora dan Grogol Petamburan.

Cara Melihat Zonasi

Untuk melihat zonasi, para orang tua bisa melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Masuk ke akun PPDB: Saat pendaftaran jalur zonasi dibuka, daftar dan login ke akun PPDB.
  2. Pilih sekolah: Setelah login, pilih sekolah yang diinginkan.
  3. Lihat zonasi: Sistem akan menampilkan daftar sekolah berdasarkan zonasi yang berlaku.

Melihat zonasi lebih awal sangat penting agar bisa merencanakan strategi pendaftaran. Jika menunggu saat pendaftaran dibuka, kamu mungkin tidak punya cukup waktu untuk menyiapkan dokumen atau memilih sekolah alternatif.

Persentase Penerimaan

Untuk jalur zonasi, persentase penerimaan cukup besar:

  • SD: 72%-73% dari total daya tampung.
  • SMP dan SMA: 50% dari total daya tampung.

Misalnya, jika daya tampung sebuah sekolah

adalah 200 siswa, maka 100 siswa akan diterima melalui jalur zonasi di SMP dan SMA.

Pada tahap kedua, zonasi tidak berlaku ketat seperti tahap pertama. Semua SD Negeri di DKI Jakarta bisa menerima siswa dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Namun, ini hanya berlaku jika masih ada bangku kosong.

Baca Juga: 4 Ketentuan PPDB Jenjang SMA di DKI Jakarta, Ternyata Ada Aturan tentang Domisili

Untuk informasi lebih lanjut, para orang tua dapat mengecek zonasi melalui link yang akan disediakan di deskripsi video atau artikel terkait.

Jangan lupa untuk mempersiapkan diri dengan baik dan memanfaatkan informasi ini untuk merencanakan pendaftaran anak Anda.

Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu para orang tua dalam proses PPDB.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# zonasi
# PPDB
# Jakarta
# sekolah

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.