AYOJAKARTA.COM - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah mengumumkan langkah strategis baru dalam peningkatan kualitas pendidikan.
Mereka meluncurkan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Transformasi yang akan dimulai pada Februari 2025.
Sebagaimana dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Agama, Tomo R Muhammad Syafi'i.
Program ini akan menyasar 47.000 guru yang telah lulus pretes sebagai peserta angkatan pertama yang akan dibagi menjadi 18 angkatan.
"Prioritas diberikan kepada guru-guru yang sudah berada dalam daftar antrian dan telah dinyakan lulus tes Akademik," kutip dari pengumuman resmi di akun Instagram @kemenakrii.
Program ini dirancang dengan sistem lima angkatan per tahun untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan proses seleksi yang telah berjalan sebelumnya.
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Abu Rahmat, mengungkapkan bahwa PPG Transformasi ini akan mengadopsi model "PPG Transformasi Plus Pendampingan."
Baca Juga: 7 Dokumen yang Wajib Disertakan Siswa! KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Cair
Yang merupakan adaptasi dari sistem yang telah diterapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Program ini akan sepenuhnya dilaksanakan secara online melalui platform Learning Management System (LMS) yang dikelola oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Sistem pembelajaran ini mencakup komponen pendampingan intensif dari dosen atau fasilitator melalui pertemuan daring.
Hal ini bertujuan untuk memastikan pemahaman mendalam terhadap modul-modul pembelajaran dan mempersiapkan peserta menghadapi tes akhir PPG.
Baca Juga: Negosiasi Masih Alot! Apple Dikabarkan Segera Rilis iPhone 16E dengan Harga Murah!
Dalam implementasinya, program ini mensyaratkan kesiapan peserta dalam berbagai aspek teknis dan akademis.
Para guru dituntut untuk memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan memastikan konektivitas internet yang stabil untuk mengakses LMS.
Manajemen waktu menjadi kunci kesuksesan, mengingat program ini terdiri dari beberapa modul yang harus diselesaikan dalam rentang waktu tertentu, biasanya antara 2-3 bulan.
Salah satu komponen penting dalam penilaian adalah pembuatan video Uji Kerja (Ukin), dimana guru harus merekam proses pembelajaran selama 2 jam pelajaran tanpa jeda, mengikuti standar dan syarat teknis yang telah ditentukan.
"Video Ukin merupakan bagian integral dari keseluruhan proses penilaian yang akan menentukan kelulusan seseorang dalam program PPG ini," sebagaimana dijelaskan dalam dokumen resmi program tersebut.

Share this article
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah mengumumkan langkah strategis baru dalam peningkatan kualitas pendidikan.