Sudah Menjangkit 116 Negara, Pasien Terindikasi Positif Virus Mpox Mengalami 3 Siklus Ini

Ilustrasi penularan virus Mpox.
Ilustrasi penularan virus Mpox.

AYOJAKARTA.COM - Ditetapkan sebagai kondisi darurat global oleh WHO, potensi penyebaran virus Mpox di Indonesia perlu menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat.

Meski penularan dan tingkat mortalitas akibat virus Mpox relatif lebih mudah dikenali dan dikendalikan, namun bukan berarti publik bertindak mengabaikan.

Pertama kali berasal dari penyakit cacar pada Monyet dan binatang pengerat, dalam perkembangannya virus Mpox mengalami perubahan terkait cara penularan.

“Kita tidak bisa lengah, harus waspada terutama karena pada tahun 2022 oleh WHO virus Mpox ini harus diperhatikan karena 116 negara sudah kena,” ujar dr. Indah Purnamasari, Sp.DVE., M. Ked.Klin, dikutip dari kanal YouTube Rumah Sakit Islam pada Jumat, 13 September 2024.

Pernyataan terkait pentingnya mewaspadai penularan virus Mpox diungkapkan oleh dr. Indah dalam sebuah siniar Medical Podcast.

Baca Juga: Mulai Terdeteksi di Indonesia, Benarkah Penularan Mpox Tidak Sebahaya Covid-19? Ini Kata Menkes Budi dan Siti Fadila

Virus Mpox menurut dr. Indah pada awalnya merupakan fenomena zoonosis yang gejalanya mirip dengan Cacar Air, namun dengan tingkat mortalitas lebih rendah.

Berbeda dengan dengan Corona Virus yang proses penularannya relatif sangat mudah, virus Mpox cenderung membutuhkan kontak erat.

“Walaupun awalnya dari hewan, penularannya itu bisa karena kontak langsung, tidak langsung, juga plasenta pada bayinya,” jelas dr. Indah.

Bersentuhan langsung dengan hewan yang sudah terinfeksi virus Mpox seperti monyet, tupai, atau kelinci, atau barang terkontaminasi dapat menularkan penyebaran.

Selain karena bersentuhan antara kulit baik hewan atau manusia, kontak langsung dengan barang-barang terkontaminasi juga berpotensi ikut menularkan.

Baca Juga: Waspada Mpox! Ini Kelompok Khusus yang Rentan Terinfeksi Virus Cacar Monyet

Sementara untuk proses penularan tidak langsung, menurut dr. Indah dapat disebabkan melalui percikan air liur atau droplet.

“Berbeda dengan Covid yang dari jauh sudah bisa kena, pada Mpox penularannya harus secara dekat dan erat dan berulang,” jelas dr. Indah.

Di samping kontak langsung dan tidak langsung, proses penularan virus Mpox menurut dr. Indah juga bisa ditularkan pada ibu hamil kepada bayinya.

Bukan saja karena faktor kehamilan, proses menyusui ibu kepada bayi juga dapat menjadi salah satu proses penularan virus Mpox.

Seseorang yang bergejala terinfeksi virus Mpox, menurut dr. Indah memiliki ciri-ciri hampir menyerupai pada penderita cacar air.

Baca Juga: Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Mpox di Jawa Barat Tercatat Mengalami Peningkatan Sejak 2023, Ternyata Ini Penyebabnya

“Diawali dengan prodromal atau gejala awal, erupsi kulit, kemudian masa penyembuhan,” jelas dr. Indah.

Adapun durasi waktu yang dibutuhkan oleh seseorang hingga gejala terlihat jelas, membutuhkan waktu antara 5 hingga 21 hari.

Selain terjadi demam, pegal, nyeri, dan timbul bercak ruam merah pada bagian wajah dan tubuh, orang terinfeksi virus Mpox juga akan mengalami penggelembungan pada kulit.

“Biasanya pada Mpox itu ruam kulitnya muncul serentak,” pungkas dr. Indah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# mpox
# siklus
# virus
# pasien

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.