Waspada 7 Tanda Bahaya Setelah Kuretase yang Harus Segera Ditangani Dokter Spesialis

Ilustrasil Kuret
Ilustrasil Kuret

AYOJAKARTA.COM - Meskipun kuret atau kuretase merupakan prosedur medis yang umum dilakukan dan relatif aman, setiap tindakan medis tetap memiliki risiko komplikasi yang perlu diwaspadai.

Setelah menjalani prosedur kuret, penting bagi pasien untuk memahami tanda-tanda bahaya yang mengindikasikan adanya komplikasi serius.

Komplikasi yang paling umum terjadi adalah infeksi pascakuret, yang bisa berkembang ketika bakteri masuk ke dalam rahim melalui serviks yang telah dilatasi selama prosedur.

Gejala infeksi yang perlu diwaspadai meliputi demam dengan suhu di atas 38°C, menggigil, kelemahan tubuh yang signifikan, dan nyeri perut yang semakin intens dalam 24-48 jam setelah prosedur.

Baca Juga: Sepi Auto Nyaman, 7 Tempat Wisata Jakarta Wajib Dikunjungi Libur Lebaran 2025

Selain itu, keluarnya cairan vagina yang tidak normal seperti keputihan berwarna kuning kehijauan, keabu-abuan, atau berbau tidak sedap merupakan indikasi kuat adanya infeksi yang memerlukan penanganan medis segera.

Infeksi yang tidak ditangani dengan cepat dapat menyebar ke saluran tuba falopi dan ovarium, menyebabkan penyakit radang panggul (PID) yang dapat berdampak pada kesuburan di masa depan.

Komplikasi infeksi yang lebih parah bahkan dapat berkembang menjadi sepsis, kondisi mengancam jiwa di mana infeksi menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah, ditandai dengan penurunan tekanan darah, detak jantung sangat cepat, gangguan pernapasan, dan perubahan status mental.

Perdarahan abnormal merupakan tanda bahaya lain yang harus mendapat perhatian serius.

Baca Juga: Ini Rinciannya! Pensiunan PNS Golongan I- IV Akan Terima Uang Hngga Rp 4 Juta Lebih Pasca Lebaran 2025

Meskipun wajar mengalami bercak darah atau perdarahan ringan selama beberapa hari setelah kuret, namun perdarahan yang tergolong berat dan memerlukan perhatian medis segera adalah jika harus mengganti pembalut penuh dalam waktu kurang dari satu jam selama dua jam berturut-turut, perdarahan terus-menerus selama lebih dari dua minggu, atau keluarnya gumpalan darah dengan ukuran lebih besar dari bola golf.

Perdarahan hebat dapat mengindikasikan beberapa masalah serius, termasuk kerusakan pada dinding rahim (perforasi uteri), peluruhan jaringan yang tidak lengkap, atau komplikasi koagulasi.

Perforasi uteri terjadi ketika instrumen kuret secara tidak sengaja menembus dinding rahim, yang dapat menyebabkan perdarahan internal atau cedera pada organ-organ terdekat seperti usus atau kandung kemih.

Gejala perforasi uteri meliputi nyeri perut yang sangat hebat dan mendadak saat prosedur atau setelahnya, pusing atau pingsan yang menunjukkan kehilangan darah signifikan, serta distensi atau kekakuan abdomen yang bisa mengindikasikan perdarahan internal.

Sementara itu, retensi jaringan atau kondisi di mana beberapa jaringan konsepsi tetap tertinggal dalam rahim setelah kuret dapat menyebabkan perdarahan berkelanjutan dan peningkatan risiko infeksi, yang memerlukan prosedur kuret ulang untuk mengatasinya.

Nyeri parah yang tidak merespons terhadap analgesik yang diresepkan merupakan tanda bahaya lain yang tidak boleh diabaikan pasca-kuret.

Sementara kram ringan hingga sedang adalah normal setelah prosedur, nyeri yang sangat intens atau terlokalisasi tajam, terutama jika disertai dengan distensi abdomen, mual dan muntah, atau gejala syok seperti kulit pucat dan lembab, keringat dingin, dan detak jantung lemah, dapat mengindikasikan perforasi uteri atau perkembangan sindrom Asherman.

Sindrom Asherman adalah komplikasi jangka panjang yang dapat terjadi setelah kuret, di mana terbentuk jaringan parut (adhesi) di dalam rahim yang dapat menyebabkan masalah kesuburan, gangguan menstruasi, atau keguguran berulang di masa depan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Wisata Jabodetabek untuk Libur Lebaran 2025

Tanda-tanda sindrom Asherman termasuk amenore (tidak mengalami menstruasi) atau hipomenore (menstruasi sangat sedikit) setelah kuret, nyeri saat menstruasi, dan kegagalan untuk hamil meskipun berusaha selama lebih dari 6-12 bulan.

Komplikasi neurologis akibat anestesi juga perlu diwaspadai, terutama sakit kepala parah dan persisten yang tidak merespons terhadap analgesik biasa, gangguan penglihatan, kejang, atau kesulitan berbicara, yang dapat menunjukkan reaksi serius terhadap anestesi.

Sangat penting bagi pasien untuk menghubungi dokter atau mencari pertolongan medis segera jika mengalami tanda-tanda bahaya ini setelah kuret, karena penanganan awal dapat mencegah komplikasi serius yang berpotensi mengancam kesehatan dan kesuburan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kuret
# rahim
# kuretase

News Update

Metropolitan

Pramono Perluas Skema Creative Financing, 6 Halte Transjakarta Siap Ditawarkan ke Swasta

Rencana ini disampaikan Gubernur DKI Pramono Anung saat meresmikan Halte Swadarma Paragon Corporation di Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).

Sport

Lawan Sang Raja Penalti di Perempat Final, Swiss Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Argentina vs Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 (12 Juli). Diwaspadai sebagai "Raja Penalti" dengan total 8 penalti, Argentina akan menghadapi Swiss (peringkat 19) yang jadi lawan terberatnya.

Metropolitan

Pramono Anung Bocorkan Persiapan Pembangunan 11 Rusun Baru di Jakarta, 2 Proyek Segera Masuk Tahap Konstruksi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa persiapan pembangunan 11 rusun baru kini terus dimatangkan.

Bisnis

BRI Peduli Perkuat UMKM Perempuan, KWT Mysari Pala Bogor Naik Kelas Berkat Program AURA

BRI Peduli melalui Program AURA mendampingi KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor dengan pelatihan dan bantuan alat produksi

Metropolitan

Resmikan Halte Swadharma Paragon Jaksel, Pramono Anung: Pembangunan DKI Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Pemerintah, Namun...

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Halte Swadharma Paragon di Jakarta Selatan pada Kamis, 9 Juli 2026.

Sport

Buntut Laga Kontroversial Kontra Mesir, Kisah Teori Konspirasi Juara Dunia Argentina Diungkit Lagi

Argentina lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 usai menang dramatis 3-2 atas Mesir. Laga diwarnai protes keras pelatih Mesir terkait kontroversi VAR yang dinilai menguntungkan Lionel Messi cs.

Nasional

Gandeng Swasta dan Pertamina, Ini Target Berdaulat Energi Lewat Bioetanol 2027

Mulai 2027, RI wajibkan campuran bioetanol bensin dari tebu & jagung demi swasembada. Meniru sukses B50, proyek Pertamina-swasta ini dibayangi bengkaknya biaya konversi akibat rupiah yang melemah.

Sport

Janji Pramono Anung Jika Nobar Final Piala Dunia 2026 Digelar di JIS, Siapkan Fasilitas Ini untuk Masyarakat

Pramono memastikan akses transportasi menuju JIS bagi masyarakat yang akan nobar akan dipersiapkan dengan baik.

Jakarta Selatan

Cara Berkunjung ke Perpustakaan Nyi Ageng Serang di Jakarta Selatan Tanpa Reservasi, Simak di Sini

Untuk mengunjungi Perpustakaan Nyi Ageng Serang pun sangat mudah tanpa perlu melakukan reservasi terlebih dahulu, simak caranya di sini.

Jakarta Timur

Tragedi Gorong-gorong di Cipayung: 3 Pekerja PAM Jaya Tewas Terjebak, Diduga Hirup Gas Beracun

Sebanyak tiga orang pekerja dilaporkan meninggal dunia saat sedang melakukan pekerjaan di dalam gorong-gorong di Jalan Mabes Hankam, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, pada Kamis, 9 Juli 2026.

Jakarta Pusat

Khusus Warga Ber-KTP Jakarta Pusat! Pelatihan Mengemudi Mobil Sekaligus Tes SIM A GRATIS Digelar, Pendaftaran Hanya 1 Hari Saja

Pendaftaran program ini hanya dibuka selama satu hari saja yakni pada 14 Juli 2026.

Nasional

Geger! 7 Fakta Kasus Penggeledahan Kafe di Cipete Jaksel, Terkait 3 Kasus Korupsi, Ada PLN 'Blackout'

7 fakta terkait penggeledahan kafe de'Clan yang kini ramai jadi sorotan warganet.

Metropolitan

Pramono Anung Masih Pertimbangkan Tambahan 6 Golongan Gratis Naik Transjakarta Usulan DTKJ, Segera Umumkan Dalam Waktu Dekat

Pramono mengatakan pihaknya tengah melakukan perhitungan akhir untuk menentukan kelompok mana saja yang layak mendapat subsidi tersebut.

Metropolitan

DTKJ Usulkan Tambahan 6 Golongan Gratis Naik Transjakarta, Siapa Saja?

Ketua DTKJ, Sugihardjo, mengatakan usulan tersebut sudah dimuat dalam revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2025.

Pendidikan

Anak Yatim Diprioritaskan jadi penerima KJP Plus, Pramono: Jadi Langkah Awal Anak-anak Memperoleh Kesempatan Pendidikan Tinggi

Bantuan KJP Plus diharapkan bisa jadi bekal para penerima untuk memenuhi kebutuhan pendidikan sehari-hari.

Metropolitan

Terowongan MRT Jakarta Fase 2A Tembus Mangga Besar, Penggalian Jalur Utara Sepanjang 5,8 Km Rampung

Pencapaian ini ditandai dengan momen breakthrough, yakni ketika mesin bor terowongan berhasil menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar.

Metropolitan

Siap Berikan Layanan Kesehatan dengan Standar Internasional, RS Mayadapada Diresmikan Hari Ini

RS Mayapada siap memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dengan standar internasional bagi masyarakat.

Metropolitan

Gandeng Komika Yudhabramasta, CCTV Jakarta Takeover Siap Tegur dan Edukasi Pelanggar Lalin di 6 Titik Ini!

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta baru saja meluncurkan inovasi baru bernama CCTV Jakarta Takeover.

Nasional

Pertanyakan Alasan TNI Jaga Rumah Jampidsus Febri Ardiansyah, Denny Sumargo: Kok Pimpinannya Gak Negur?

Denny Sumargo soroti keberadaan TNI di rumah Jampidsus Febrie Adriansyah lewat Threads pada 9 Juli 2026. Meski Mabes TNI sebut itu permintaan Kejagung via Perpres.

Nasional

Terkait 3 Kasus Korupsi Kakap, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Uang Ratusan Miliar dari Rumah Mewah di Sentul!

Ramai penggeledahan sebuah rumah mewah di Sentul, Bogor, yang diduga terkait dengan tiga kasus korupsi besar.