AYOJAKARTA.COM - Menurut data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada hari Rabu, 25 Oktober 2023, telah teridentifikasi sebanyak 13 kasus positif cacar monyet di Ibu Kota Indonesia.
Cacar monyet adalah penyakit zoonosis yang sangat jarang terjadi dan disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.
Virus ini termasuk dalam genus orthopoxvirus yang juga mencakup virus cacar (smallpox), virus vaccinia (yang digunakan dalam vaksin cacar), dan virus cacar sapi.
Cacar monyet dapat menular melalui berbagai cara, termasuk kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau bahan yang telah terkontaminasi oleh virus tersebut.
Bahkan virus ini dapat menyebar dari ibu hamil ke janin melalui plasenta.
Selain itu, virus cacar monyet juga dapat ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi, penanganan hewan buruan, atau penggunaan produk yang berasal dari hewan yang terinfeksi.
Selain itu, penularan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada individu yang terinfeksi juga merupakan risiko, termasuk melalui pakaian atau linen yang terkontaminasi.
Walaupun dikenal sebagai cacar monyet, monyet bukanlah reservoir utama virus ini.
Baca Juga: Menkes Budi Sebut Pasien Positif Pertama Cacar Monyet di Indonesia Dinyatakan Sembuh
Meskipun penyakit ini memiliki gejala mirip dengan cacar air, gejalanya sering kali lebih ringan.
Dikutip dari laman b2p2vrp.litbang.kemkes.go.id, gejala mencakup demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Pasien biasanya mengalami ruam dalam beberapa hari setelah munculnya demam, dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Penyakit ini dapat berlangsung selama 2 hingga 4 minggu, dan di Afrika, cacar monyet telah menyebabkan kematian pada 1 dari 10 orang yang terinfeksi.
Baca Juga: Ditemukan 3 Warga DKI Kontak Erat Orang Positif Cacar Monyet, Dinkes Ungkap Kondisinya!
Dalam upaya pencegahan, disarankan untuk menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi sebagai reservoir virus, seperti hewan yang sakit atau ditemukan mati di wilayah dengan kasus cacar monyet.
Penting juga untuk menjaga kebersihan tangan, menggunakan alat pelindung diri saat merawat pasien yang terinfeksi, dan memasak daging dengan benar dan matang.
Jika Anda atau seseorang di sekitar Anda mengalami gejala yang mencurigakan, segera laporkan ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk penanganan yang tepat.***
Share this article
Cacar monyet adalah penyakit zoonosis yang sangat jarang terjadi dan disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.