AYOJAKARTA.COM -- dr Sung, seorang dokter spesialis gastroenterologi, membahas topik yang sering ditanyakan oleh pasien dan masyarakat umum.
Salah satu pertayaan paling sering dilontarkan kepada dr Sung, yaitu apakah penderita sakit maag boleh berpuasa di saat bulan Ramadhan.
Sebelum memutuskan apakah dapat berpuasa saat bulan Ramdhan atau tidak para penderita maag, Menurut dr Sung harus mencari tau soal maag tersebut.
Baca Juga: Bolehkah Melaksanakan Puasa Tanpa Sahur? Begini Keutamaan dan Hukumnya
Sakit maag dibagi menjadi 2 golongan besar, yaitu dispepsia organik dan dispepsia fungsional, sehingga harus menyimpulkan terlebih dahulu sebelum memutuskan penderia maag dapat berpuasa atau tidak di bulan Ramadhan.
Dispepsia organik terjadi ketika terdapat kelainan anatomi pada lambung, seperti luka, peradangan, tumor, atau kanker.
Sedangkan dispepsia fungsional terjadi ketika fungsinya terganggu, tanpa ada kelainan anatomi.
Orang yang mengalami dispepsia fungsional, biasanya bisa sembuh dengan puasa.
Baca Juga: Mau Buka Puasa Ramadan Penuh Berkah dan Bebas Rasa Lemas? Ini Saran Menu yang Disarankan dr. Sung
Hal ini karena puasa dapat mengendalikan gaya hidup yang menjadi penyebab terganggunya fungsi lambung, seperti sering makan camilan dan makanan pedas, minum kopi, dan stres.
Namun, bagi penderita dispepsia organik, seperti radang atau tukak lambung, maag yang parah, atau bahkan tumor atau polip, harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk berpuasa.
Terutama jika harus meminum obat untuk menahan asam lambung.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa DKI Jakarta Rabu 5 April 2023, Cek Waktunya di Sini!
dr Sung menyarankan agar pasien yang mengalami muntah darah atau BAB berdarah, untuk tidak berpuasa karena bisa mengganggu kesehatan dan aktivitas puasa mereka.
"Jadi mereka para pengidap penyakit dengan jenis ciri khas tersebut, apabila puasa justru akan mengganggu kesehatan mereka dan juga mengganggu aktivitas berpuasa," Ujar dr Sung dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube SB30 Health (4/4/2023).
Selain itu, mereka juga harus memperhatikan pola makan dan gaya hidup yang sehat untuk menjaga kesehatan lambung.
Jadi, bagi penderita sakit maag, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk berpuasa. Selalu perhatikan pola makan dan gaya hidup yang sehat untuk menjaga kesehatan lambung.***(Muhammad Lazuardi Iman)

Share this article
Salah satu pertayaan paling sering dilontarkan kepada dr Sung, yaitu apakah penderita sakit maag boleh berpuasa di saat bulan Ramadhan.