AYOJAKARTA.COM--Presiden Arema FC Gilang Juragan 99 resmi mundur dari posisinya sebagai Presiden klub Arema, imbas dari tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
Keputusannya resmi mundur dari jabatanya pada Sabtu, 29 Oktober 2022 itu diumumkan dihadapan sejumlah awak media di Kantor Arema FC.
Baca Juga: Arema FC Dukung Percepatan KLB PSSI Soal Presiden Klub Akan Dibahas Bersama Direksi
Diketahui tragedi berdarah itu terjadi ketika pertandingan Liga 1 musim 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya. Laga ini harus berakhir dengan menelan ratusan korban jiwa pada Sabtu malam, (1/10/2022) lalu.
Pada saat pria bernama lengkap Gilang Widya Pramana itu menyampaikan keputusannya, ia mengaku sedih dan trauma atas tragedi maut di Kanjuruhan.
Baca Juga: Gilang Juragan 99 Mundur dari Presiden Arema FC, Sang Istri Justru Ucapkan Selamat
"Itu murni karena tanggung jawab moral saya, murni karena saya sangat merasakan kesedihan, traumatis, dan saya tanggung jawab untuk mundur," ujar Gilang dilansir Ayojakarta.com dari kanal Youtube IntipSeleb Official pada Minggu (30/10/2022).
Gilang bahkan sempat menekankan bahwasannya keputusan yang diambil untuk mundur dari posisinya tersebut tanpa ada tekanan dari pihak manapun.
Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan Arema Fc didenda Rp 250 Juta
"Pengunduran diri ini tidak ada pressure dari pihak manapun" kata dia.
Diketahui, setelah tragedi maut tersebut terjadi, Gilang atau yang lebih dikenal sebagai Juragan 99 itu harus diperiksa selama lima jam oleh penyidik dari gabungan Bareskrim Polri.
Kendati demikian, Gilang memastikan bahwa keputusannya untuk mundur tidak ada hubungan dengan pemeriksaannya di Polda Jatim.
Baca Juga: Imbas Tragedi Kanjuruhan, Kaesang Pangarep Dorong PSSI Gelar KLB Demi Keberlangsungan BRI Liga 1
Gilang sendiri sebelumnya ditunjuk sebagai presiden Arema FC sejak 2021. Menurutnya jabatanya itu merupakan kebanggaan dan kehormatan yang diberikan oleh pemilik klub.
"Presiden adalah kehormatan di mana saya sebagai investor yang diberikan oleh pemilik dan ini merupakan suatu kehormatan buat saya," ujar Gilang.
Pria kelahiran Probolinggo, Jawa Timur tersebut juga menyampaikan bahwa dirinya akan tetap bertanggung jawab atas korban Kanjuruhan.
Meski dirinya sudah tidak menjabat sebagai Presiden Arema FC.
"Meskipun per hari ini saya tidak berada lagi di Arema FC, tapi tanggung jawab moral dan tanggung jawab saya kepada korban, saya siap bertanggung jawab," tandasnya.***

Share this article
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Gilang Juragan 99 resmi menyatakan mundur dari Arema FC, simak alasannya berikut ini!