GELORA, AYOJAKARTA.COM - Ancaman serius keluar dari Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ia tak segan mencoret pemainnya yang tak serius menjalankan training camp (TC) di Kroasia. Pasalnya, TC tersebut menelan anggaran negara yang tak sedikit, yakni sampai Rp7 miliar.
"Bisa saja beberapa pemain dipulangkan kalau tidak bisa mengikuti latihan dengan baik. Jadi pemain bisa ke Eropa karena ada biaya pajak dari masyarakat Indonesia," kata Shin Tae-yong seusai memimpin latihan di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (28/8/2020).
"Jadi mereka harus merasa bertanggung jawab dan jika sikap terhadap latihan tidak baik pasti akan kami pulangkan," tambah pelatih asal Korea Selatan itu.
AYO BACA : TC Timnas U-19 di Kroasia Makan Dana Rp7 Miliar
Setelah dari Kroasia, Timnas U-19 rencananya akan melanjutkan TC ke negara lain di Eropa. Turki, Spanyol, dan Portugal, menjadi salah satu pilihannya.
Namun, TC ke salah satu negara itu tergantung kepastian jadi atau tidaknya Piala Asia U-19 2020 dipertandingkan di Uzbekistan. Jika ditunda, barulah Timnas U-19 berangkat TC ke salah satu negara itu.
Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama PSSI telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding). Hasilnya, PSSI mendapatkan bantuan dana Rp50,6 miliar untuk persiapan Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021.
Garuda Nusantara, julukan Timnas Indonesia U-19, telah menjalani latihan di Jakarta sejak Jumat (7/8/2020). Setelah itu, sebanyak 30 pemain akan melanjutkan TC ke Kroasia.

Share this article
"Bisa saja beberapa pemain dipulangkan kalau tidak bisa mengikuti latihan dengan baik. Jadi pemain bisa ke Eropa karena ada biaya pajak dari masyarakat Indonesia," kata Shin Tae-yong seusai memimpin latihan di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (28/8/2020).