AYOJAKARTA.COM - Pasca dibatalkannya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA, sejumlah pihak tentunya merasa sedih dan kecewa.
Berbagai cara telah dilakukan dan dipersiapkan semaksimal mungkin untuk terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
Zainudin Amali Wakil Ketua Umum PSSI, mengungkapkan sebelumnya telah memberikan statement terkait Indonesia yang akan menjadi tuan rumah piala dunia.
Baca Juga: Temui Presiden FIFA Lagi, Ini yang Erick Thohir Bawa untuk Harapan Sepak Bola Indonesia, Apa Itu?
"Saat itu saya mengumumkan bahwa pada masyarakat kita menjadi tuan rumah FIFA U20 World Cup 2021 sehingga tolong kita menjadi tuan rumah yang baik," ungkap Zainudin Amali dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube KOMPASTV.
"Itu dalam waktu sekejap dibaca oleh FIFA statement saya itu, (dan langsung ditegur) melalui PSSI," sambungnya.
Zainudin Amali pun menuturkan kesedihannya atas kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun ini.
"Ini saya kawal dari saya menteri hingga berhenti menteri pun masih saya kawal, jadi ya sedih dan kecewanya sih," ungkap Zainudin Amali.
Baca Juga: Wajib Tahu! Hukum Mencicipi Masakan ketika Puasa, Ini Kata Buya Yahya: Boleh, Asalkan…
Terkait pertemuan Erick Thohir dengan Presiden FIFA, Zainudin Amali mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu optimis untuk Indonesia tidak diberikan sanksi.
"Memang misi besarnya kesana itu bagaimana supaya kita jangan sampai disanksi, tetapi itu pun kita tidak terlalu optimis," jelas Zainudin Amali.
Adapun alasan menurut Zainudin Amali yang membuatnya tidak optimis atas sanksi ringan yang kemungkinan akan diberikan FIFA.
"Begitu drawing di Bali dibatalkan, ada perasaan kita wah ini berat untuk kedepannya, FIFA bisa melihatnya gini, Drawing saja kita enggak bisa laksanakan padahal ada positive agreement yang ditandatangani oleh pimpinan daerah," ujar Zainudin Amali.
Terkait sanksi yang kemungkinan diberikan oleh FIFA kepada Indonesia, Zainudin Amali mengatakan sampai saat ini belum mendapat bocoran.
"Bocoran sih belum ada, tapi kita sudah pernah mengalami 2015, walaupun waktu itu urusan internal kita kan kita dibanned karena FIFA menganggap pemerintah mengintervensi federasi, itu sangat tidak dibolehkan oleh FIFA, apalagi yang begini," ungkap Zainudin Amali.
Zainudin Amali menyatakan bahwa pihak PSSI akan bertanggung jawab dan melakukan yang terbaik bagi kemajuan persepakbolaan Indonesia.
"Tanggung jawab federasi pasti akan melakukan yang terbaik untuk sepakbola negaranya, itu pasti, dan kita tidak ragukan komitmen Ketua Umum PSSI Pak Erick Thohir akan melakukan itu," jelas Zainudin Amali.
Baca Juga: KUR BRI 2023 Tidak Bisa Cair 100 Persen dan Pinjaman Tidak Bisa Diambil Semua? Bagini Penjelasannya
"Tetapikan FIFA ini salah satu organisasi sepakbola dunia yang sangat tidak boleh diintervensi, ya mungkin kita akan mencari cara," sambungnya.
Menurut Zainudin Amali menduga kemarahan FIFA terhadap pembatalan atau penolakan dari pihak Indonesia.
"FIFA mempersiapkan Drawing di Bali itu mereka sudah booking hotel di Bali, mungkin sudah bayar dpnya dan berbagai hal, peralatan segala macam itu juga ya pasti marah lah, sudah begini ko kenapa enggak nolak dari dulu-dulu, kenapa baru sekarang," ungkap Zainudin Amali.
Zainudin Amali menyatakan imbas dari kegagalan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 tahun ini dunia olahraga Indonesia akan dikucilkan.
"Saya bahkan berpikir bukan hanya urusan sepakbola, urusan seluruh olahraga kalau seperti ini, maka kita jangan bermimpi lagi untuk building apapun," jelas Zainudin Amali.
"Kita ada niat mau jadi tuan rumah Piala Dunia Senior 2034, kemudian kita sedang building tuan rumah Olimpiade tahun 2036, kalau itu sudah pasti ada negara Israel, sudah menang anda mau membatalkan lagi, jadi akhirnya kita terkucilkan," sambungnya.
Wakil Ketua PSSI ini pun memberikan pandangan bahwa Indonesia harus bisa membedakan antara urusan politik dan urusan olahraga.
"Kita harus sadar bahwa kita ini adalah bagian dari dunia dan olahraga kita harus bisa maju, dan kita harus bisa melihat mana urusan olahraga mana urusan politik," ujar Zainudin Amali.***

Share this article
Terkait pertemuan Erick Thohir dengan Presiden FIFA, Zainudin Amali mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu optimis untuk Indonesia...