AYOJAKARTA.COM - Ajang sepak bola Piala dunia Qatar 2022, menjadi salah satu ajang olahraga yang paling dinanti oleh pecinta sepak bola.
Piala dunia Qatar 2022, menampilkan banyak sekali pemain-pemain hebat di seluruh dunia.
Dengan adanya piala dunia Qatar 2022 ini, antusiasme dan dukungan dari masyarakat pun kian naik.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Punya 13 Zona Megathrust! Ini Daftar dan Bahayanya Wajib Diketahui!
Namun sayangnya, ajang Piala dunia Qatar ini malah menjadi ajang perjudian oleh sebagian masyarakat dunia.
Tak tanggung-tanggung, perjudian ini dapat mencapai angka hingga ratusan triliun.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @ctd.insider pada Jum’at (9/12/22), membagikan informasi terkait perputaran perjudian pada ajang piala dunia 2022.
Menurut keterangannya, perputaran judi dalm ajang ini sampai menyentuh angka 35 US Dollar, atau setara dengan 545 triliun rupiah.
Angka tersebut naik sebanyak 65% dibandingkan Piala Dunia 2018 di Rusia.
Berdasarkan analis Barclays, adanya pandemi Covid-19 kemarin, menjadi faktor dari naiknya minat masyarakat untuk melakukan perjudian.
Ayojakarta mengutip dari @ctd.insider, Barclays berpendapat bahw sejauh ini pertaruhan judi masih berjalan sesuai dengan yang diharapkan para bandar judi.
Kemudian dalam pertaruhannya, sebagian besar bandra judi telah memilih club-club besar sebagai jagoannya.
Antara lain yakni Brazil, Argentina, Spanyol, dan Prancis sebagai kandidat utama.
Warganet Indonesia pun turut menyoroti fenomena yang tak asing ini.
“wihh yang bangkrut stres nggak yah,”tulis @sarifaj.n21 dalam kolom komentar.***

Share this article
Ajang Piala dunia Qatar 2022 malah menjadi ajang perjudian oleh sebagian masyarakat dunia, beberapa negara ikut pertaruhan judi demi clubnya