Murah Tapi Gak Murahan! Xiaomi Tag Rp190 Ribuan Ini Bisa Jadi ‘Penyelamat’ Barang Hilang?

Spesifikasi Xiaomi Tag. (Sumber: youtube.com/@YoutuberCupu)
Spesifikasi Xiaomi Tag. (Sumber: youtube.com/@YoutuberCupu)
Poin Penting
  • Xiaomi Tag seharga Rp190 ribuan menjadi solusi praktis melacak kunci hingga koper dengan bobot ringan hanya 10 gram saja.

  • Keunggulan utamanya ada pada fleksibilitas ekosistem, bisa digunakan di Android Google Find Hub maupun Apple Find My.

  • Meski tanpa fitur UWB layaknya AirTag, desainnya lebih fungsional dengan lubang gantungan tanpa butuh casing tambahan.

AYOJAKARTA.COM - Gadget mungil kini makin canggih, termasuk alat pelacak seperti Xiaomi Tag yang dibanderol hanya sekitar Rp190 ribuan.

Meski terlihat sederhana, perangkat ini digadang-gadang mampu menjadi solusi praktis untuk melacak barang penting yang rawan hilang, mulai dari kunci, dompet, hingga koper.

Dalam ulasannya, Youtuber Cupu menegaskan bahwa perangkat ini bukan sekadar aksesori biasa.

“Sekilas gadget kecil dari Xiaomi ini kelihatannya biasa aja. Tapi jangan salah karena dia bisa jadi penyelamat buat bantu cari barang penting,” ujarnya.

Salah satu keunggulan utama Xiaomi Tag adalah kompatibilitasnya yang luas.

Berbeda dari kompetitor seperti Apple AirTag, perangkat ini bisa digunakan di dua ekosistem sekaligus, yakni Android melalui Google Find Hub dan iPhone lewat Apple Find My. Hal ini membuatnya lebih fleksibel untuk berbagai pengguna.

Dari segi desain, Xiaomi Tag tampil lebih praktis dengan bentuk lonjong dan sudah dilengkapi lubang gantungan.

Ini berbeda dengan AirTag yang memerlukan casing tambahan jika ingin digantung.

Bobotnya pun ringan, hanya sekitar 10 gram, sehingga tidak mengganggu saat digunakan sehari-hari.

Cara kerja Xiaomi Tag sendiri cukup unik. Perangkat ini tidak menggunakan GPS aktif, melainkan memanfaatkan jaringan perangkat di sekitarnya.

“Jadi simpelnya Xiaomi Tag itu bakal mancarin sinyal Bluetooth ke sekitar, lalu perangkat lain bantu kirim lokasi ke cloud,” jelas Youtuber Cupu.

Artinya, selama ada perangkat lain di dekatnya, posisi tag tetap bisa terdeteksi.

Namun, sistem ini juga memiliki keterbatasan. Di area yang minim perangkat, pembaruan lokasi bisa lebih lambat.

Bahkan, dalam pengujian, update lokasi bisa memakan waktu beberapa menit tergantung kondisi sekitar.

Meski begitu, fitur tambahannya cukup menarik. Xiaomi Tag mendukung notifikasi jika barang tertinggal (khusus iPhone), fitur berbagi lokasi ke pengguna lain, serta mode “lost” yang memungkinkan orang menemukan barang menghubungi pemilik melalui NFC.

Dari sisi keamanan, Xiaomi juga sudah mengantisipasi potensi penyalahgunaan. Jika ada tracker asing yang bergerak bersama pengguna, sistem akan memberikan peringatan otomatis.

Lalu bagaimana jika dibandingkan dengan AirTag? Secara teknologi, AirTag masih unggul berkat fitur Ultra Wideband (UWB) yang memungkinkan pelacakan presisi dengan arah dan jarak. Sementara Xiaomi Tag belum memiliki fitur ini secara global.

Namun, soal harga, Xiaomi jelas lebih kompetitif. Dengan selisih hampir dua kali lipat lebih murah, perangkat ini menawarkan value tinggi bagi pengguna yang butuh solusi pelacakan sederhana.

Kesimpulannya, Xiaomi Tag cocok untuk pengguna yang menginginkan tracker murah, fleksibel, dan fungsional.

Sementara bagi pengguna iPhone yang mengutamakan presisi tinggi, AirTag masih menjadi pilihan utama.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# AirTag
# Apple
# Xiaomi Tag

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.