AYOJAKARTA.COM - Media sosial dihebohkan dengan ikon terbaru di Kediri, Jawa Timur.
Ikon baru itu adalah patung macan putih yang tepatnya berada di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri.
Patung ini dibangun dengan swadaya masyarakat dan kepala desa yang hanya menghabiskan biaya sebesar Rp2 juta saja dan diresmikan pada awal Desember 2025.
Hadirnya patung macan putih itu langsung menyita perhatian publik.
Baca Juga: Libur Sekolah, MBG akan Diprioritaskan untuk Kelompok Ibu Hamil-Menyusui dan Balita
Sebab wujudnya dinilai tidak menyerupai macan.
Dikutip dari akun Instagaram @fakta.indo, patung itu ternyata menggantikan pohon beringin lama, tapi penampilannya justru menimbulkan kebingungan warga.
Bentuk dari wajah patung itu dianggap tidak proporsional dan memicu beragam tafsir.
Mulai dari mirip zebra, capybara, badak, babi, hingga kudanil.
Baca Juga: UMP Jakarta 2026 Naik jadi Rp5,7 Juta, Diharapkan Bisa Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja
Bahkan, disebut juga sebagai spesies hewan blasteran.
Bukan hanya soal visualnya saja, publik juga menduga bahwa proyek patung ini dikebut jelang akhir tahun.
Di sisi lain, di balik dibangunnya patung ini ternyata memiliki alasan yang cukup kuat dan dipercaya oleh masyarakat sekitar.
Bentuk patung macan putih itu dipilih berdasarkan kepercayaan masyarakat di Balongkeruk.
Menurut kepercayaan, di daerah tersebut ada sosok sakral penunggu desa yang merupakan macan putih.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Kediri Agus Cahyono.
Selain itu, pembangunan patung ini juga merupakan inisiatif dari warga setempat.***

Share this article
Patung Macan Putih yang dibangun di Kediri Jawa Timur dianggap tidak proporsional dan memicu beragam tafsir.