AYOJAKARTA.COM - Viral kabar pemecatan seorang ahli gizi dalam program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pemecatan tersebut terjadi setelah yang bersangkutan mengganti nasi dengan ubi sebagai menu MBG.
Pemecatan ahli gizi tersebut diakui oleh Koordinasi Wilayah SPPG Kota Mataram, Hermawan Riadi.
Padahal menu yang diberikan oleh ahli gizi tersebut merupakan sumber karbohidrat serupa dengan nasi dan sudah melalui proses koreksi beberapa kali.
Informasi ini viral setelah diunggah di akun Instagram @pembasmii.kehaluan, Kamis (22/1).
Dalam keterangam yang ditulis, Hermawan menilai jika ahli gizi tersebut dianggap melakukan pelanggaran karena sudah mengubah menu MBG tanpa mengikuti standar yang ditetapkan.
Menurutnya, ahli gizi tersebut harus diberi sanksi berat yakni berupa pemecatan.
Baca Juga: Siaga! Upaya Dishub DKI Jakarta untuk Memperlancar Mobilitas di Musim Penghujan
"Apalagi sudah beberapa kali kami ingatkan untuk tidak mengubah menu tanpa mengikuti standar yang telah ditetapkan," ujar Hermawan.
Pemecatan ini juga dinilai bisa menjadi pelajaran bagi seluruh tim SPPG agar tidak melakukan improvisasi menu yang berisiko menurunkan nilai kecukupan gizi penerima.
Agar hal ini tidak terjadi lagi, Hermawan mengimbau pihak sekolah segera melaporkan ke kepala SPPG atau Korwil jika menemukan kejadian serupa atau adanya penurunan kualitas makanan.***

Share this article
Aksi ahli gizi tersebut dianggap sebagai pelanggaran karena sudah mengubah menu MBG tanpa mengikuti standar yang ditetapkan.