AYOJAKARTA.COM - Nama Fahrur Rozi atau yang lebih dikenal sebagai Gus Fahrur belakangan ini menjadi perhatian publik.
Hal ini terjadi setelah dirinya diketahui menjabat sebagai Komisaris PT Gag Nikel, perusahaan tambang yang beroperasi di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat Daya.
PT Gag Nikel sendiri merupakan anak perusahaan dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertambangan nikel.
Pernyataan Gus Fahrur Soal Tambang di Raja Ampat
Menanggapi sorotan publik, Fahrur Rozi menyatakan bahwa seluruh kegiatan operasional PT Gag Nikel dijalankan sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.
Ia juga menegaskan bahwa aktivitas pertambangan diawasi secara berkala oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan lembaga terkait lainnya.
Menurutnya, sejauh ini perusahaan tidak melakukan pelanggaran yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Dijodohkan Netizen, Begini Perbandingan Harta Kekayaan Sherly Tjoanda dan Dedi Mulyadi
Profil Fahrur Rozi: Ulama NU dengan Rekam Jejak Organisasi Panjang
Ahmad Fahrur Rozi lahir pada 20 November 1971 di Malang, Jawa Timur. Pendidikan formalnya ditempuh di Universitas Islam Raden Rahmat untuk jenjang S-1, kemudian meraih gelar magister di Universitas Islam Malang pada 2004.
Pada tahun 2016, ia berhasil menyelesaikan program doktoralnya di Universitas Merdeka Malang. Di kalangan Nahdlatul Ulama (NU), nama Fahrur Rozi dikenal luas. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022–2027.
Selain itu, Gus Fahrur juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang, Kabupaten Malang.
Baca Juga: CMB Wajib Tahu! Berikut Cara Mengubah Kata Sandi Akun SPMB Jateng 2025 Agar Data Aman
Perjalanan Organisasi dan Jabatan Strategis Fahrur Rozi
Selain aktif di PBNU, Fahrur juga memiliki pengalaman panjang di berbagai organisasi keagamaan dan sosial. Beberapa di antaranya meliputi:
- Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat (2020–2025)
- Ketua Yayasan Al-Qolam Malang
- Wakil Ketua PWNU Jawa Timur (2019–2022)
- Ketua Himasal Jatim (2016–2019)
- Wakil Ketua PP LP Ma’arif PBNU (2015–2017)
- Wakil Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU (2004–2015)
- Wakil Sekretaris DPP PPP di Majelis Syariah (2011–2014)
- Koordinator Hubungan Ulama dan Pesantren DPP PKB (2002–2005)
- Anggota Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jatim (1999–2003)
- Sekretaris LBM PCNU Kabupaten Malang (1995–1999)
Dengan pengalaman yang panjang di berbagai organisasi keislaman, tak heran jika sosok Gus Fahrur dipercaya untuk menduduki posisi penting, termasuk di sektor strategis seperti industri pertambangan nasional.***
Baca Juga: Bikin Kaget! 7,3 Juta Penerima PBI JKN Dinonaktifkan, Ini Penyebab dan Cara Mengaktifkan Kembali
Share this article
Gus Fahrur, ulama NU dan Komisaris PT Gag Nikel, jadi sorotan usai tambang Raja Ampat ramai dibahas; ia klaim operasional sesuai aturan.