Jadi Sosok Paling Dinanti oleh Masyarakat Indonesia, Mantan Wakapolri Ungkap Daftar Kejanggalan yang Dilakukan Rudiana

Oegro menilai Iptu Rudiana sejak tanggal 31 Agustus 2016 telah melakukan langkah-langkah yang lebih menyerupai penyidikan.
Oegro menilai Iptu Rudiana sejak tanggal 31 Agustus 2016 telah melakukan langkah-langkah yang lebih menyerupai penyidikan.

AYOJAKARTA.COM – Menjadi orang paling dinanti kehadirannya oleh masyarakat dan pegiat perkara hukum, keberadaan pasti Iptu Rudiana masih terus dipertanyakan.

Selain disebut-sebut memiliki peran penting, oleh banyak pihak Iptu Rudiana juga dianggap sebagai pencetus terjadinya rangkaian efek domino dalam kasus tewasnya Vina.

Anggapan Iptu Rudiana perlu memberikan klarifikasi, juga disampaikan oleh Komjen Pol (Purn) Oegroseno saat menjadi narasumber di sebuah siniar.

Dalam penjelasannya, Oegro menilai Iptu Rudiana sejak tanggal 31 Agustus 2016 telah melakukan langkah-langkah yang lebih menyerupai penyidikan.

Bukan dilakukan di tanggal yang sama dengan peristiwa tewasnya Vina dan Eky, Laporan Polisi justru dibuat empat hari setelah kejadian.

“Tapi kenapa ini dibikin sendiri oleh Bapaknya Eky, yang kalau melihat laporan polisinya seolah-olah dia mengetahui benar pelakunya, itu kejanggalan yang saya lihat,” jelas Oegro.

Meski diperkenankan dengan melalui tahap perizinan, Oegro menganggap pembuatan laporan tidak sebaiknya dilakukan oleh oleh Unit Narkotika.

Disamping adanya kesan Iptu Rudiana sangat memahami peristiwa, Oegro juga mencermati naluri Bhayangkara sejati Iptu Rudiana yang tidak dimunculkan.

Memiliki jabatan sebagai perwira di unit Narkotika, Oegro menilai Iptu Rudiana telah mengabaikan sejumlah kaidah.

Baca Juga: 3 Srikandi Jadi 'Wakil Tuhan' di Sidang PK Saka Tatal, Kuasa Hukum Tuntut Hakim Bisa Objektif dan Independen

“Kalau naluri penyidiknya muncul, dia akan minta laporan yang datang ke TKP, kedua dia akan minta anaknya di otopsi,” ujar Oegro.

Adapun pengabaian ketiga dan menjadi pertanyaan publik adalah alasan Iptu Rudiana menjemput Liga Akbar hanya untuk memastikan helm, jaket dan motor milik Eky.

Dengan status Iptu Rudiana yang juga merupakan ayah Eky, urgensi mendatangkan Liga Akbar ke kantor polisi terbilang cukup membingungkan.

Adanya kejanggalan semacam itu, menurut Oegro akan lebih baik jika dilakukan penyidikan ulang yang dimulai dari laporan saat petugas pertama mendatangi TKP.

Berdasarkan pada rangkaian peristiwa yang cukup banyak ditemukan kejanggalan, Oegro menilai laporan Iptu Rudiana cacat hukum.

“Kalau laporan yang masuk berkas itu, menurut saya, ya harusnya cacat hukum,” imbuh Oegro terkait laporan yang dibuat Iptu Rudiana.

Sehubungan dengan substansi berkas laporan yang dibuat oleh Iptu Rudiana perihal daftar nama tersangka serta tiga orang DPO termasuk Pegi Setiawan, Oegro memberi tanggapan.

Baca Juga: 30 Universitas Negeri dengan Jurusan Akuntansi Terakreditasi Unggul BAN-PT: Ada UGM, UM, UI, UNY, UNPAD, UNS, hingga USK

Menurut Oegro penghapusan dua nama tersangka yang masuk dalam DPO usai ditangkapnya Pegi Setiawan, merupakan suatu kejanggalan dan pelanggaran berat.

“Membatalkan DPO sebelum dibuat, itu bisa, tapi kalau sudah dibuat dan masuk dalam sidang, tidak ada alasan penyidik menghilangkan,” tegas Oegro.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mantan Wakapolri
# rudiana
# Oegroseno

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.