Viral Wanita Ini Minta Pindah Tiang Listrik di Tanah Miliknya, tetapi Harus Bayar Rp11 Juta ke PLN

Viral Wanita Ini Minta Pindah Tiang Listrik di Tanah Miliknya
Viral Wanita Ini Minta Pindah Tiang Listrik di Tanah Miliknya

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini beredar sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan bahwa seorang wanita sedang mencari jalan keluar terkait masalah yang menimpanya.

Wanita itu didampingi oleh lawyer, Cak Sholeh pengacara asal Surabaya memberikan informasi bahwa seorang wanita ingin memindahkan tiang listrik yang ada pada tanah miliknya.

Namun, tak disangka saat wanita tersebut mengajukan pemindahan tiang listrik, ternyata PLN memberikan syarat khusus berupa pembayaran sejumlah uang.

Baca Juga: Pelanggan Keluhkan Kelakukan Petugas PLN yang Memutus Secara Sepihak, hingga Singgung Kasus Kematian Seorang Kakek yang Telat Bayar Listrik

Menurut Cak Sholeh dalam sebuah video yang ia unggah di Instagram pribadinya @sholeh_lawyer yang saat ini beredar luas di berbagai platform media sosial, ia mengatakan bahwa setelah mengunggah konten video minta tiang listrik dipindah, pihak PLN langsung datang menghampiri rumah wanita tersebut.

"Bayangan saya PLN datang itu untuk menyelesaikan masalah, ternyata masih masih nego, tambah masalah, gitu lho," kata Cak Sholeh.

Ia mengatakan bahwa awalnya PLN meminta sejumlah uang yang harus dibayar Rp6.000.000 lalu turun lagi Rp5.000.0000, kemudian wanita itu mendapatkan surat yang isinya sangat mengejutkan yakni harus bayar Rp11.044.512.

Baca Juga: Profil Iskandar, Suami Baru Anne Ratna Mustika yang Ternyata Pejabat PLN dan Punya Harta hingga Rp 1,3 Miliar

"Temen-temen yang jadi aneh kalau biaya tinggi tiang listrik itu ditancapkan sekian tahun itu nggak pernah bayar nyewa, ya nggak. Tapi kok tiba-tiba dia minta Rp11 juta," ungkap Cak Sholeh.

Dalam video tersebut, wanita pemilik tanah juga mengungkapkan bahwa ia harus menghutang demi bisa bayar kepada PLN.

"Maksud saya begini, mestinya itu menjadi tanggung jawab PLN, resiko PLN sebagai perusahaan. Di mana dulu dia menancapkan tiang di tanahnya orang ya, maka ketika orang itu pengen menggunakan tanah itu ya kudu tanggungjawabnya dia mindah. Dan bukan mindah, kudu bayar Rp11 juta," imbuhnya.

Baca Juga: Masalah Signifikan di 11 BUMN Terendus BPK Saat Pemeriksaan, Ada PLN, PGN, Telkom, Hingga Pertamina

Sayangnya tak ada informasi spesifik, siapa nama wanita yang meminta pindah tiang listrik di tanah miliknya sendiri.

Namun yang jelas, kejadian tersebut terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Sidaorjo, Jawa Timur.

Unggahan video yang viral di Instagram tersebut mendapatkan beragam respons dari warganet.

"Lah kang PLN yang masang di tanah kita, kok kita yang kena denda?," komentar akun @dhi***

"Mohon pencerahan pak, karena ini juga saya alami," komentar akun @fa***

Baca Juga: Waspada! Ada Modus Penipuan Ganti ID PLN Rp400 Ribu, Kenali Ciri-cirinya Jangan Sampai Jadi Korban

"Ini dikarenakan rakyat butuh listrik dan mereka merasa di atas angin, jadi timbul kesewenangan-wenangan," komentar akun @za****

"Gas terus pak biar viral, karena itu tanggung jawab pihak PLN," komentar akun @ari***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Cak Sholeh
# tiang listrik
# wanita
# Surabaya
# PLN

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.