AYOJAKARTA.COM – Warga desa di Pematang Cangal Barat, kecamatan Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara dibuat gempar dengan kabar adanya peristiwa penganiayaan.
Peristiwa bermula dari kedatangan petugas PT Permodalan Nasional Madani Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera atau PNM Mekaar yang hendak melakukan tagihan.
PNM Mekaar merupakan salah satu lembaga pembiayaan bersifat Persero yang banyak dijadikan sebagai solusi bagi keuangan masyarakat.
Saat hendak melakukan tagihan kepada salah seorang nasabah, dua petugas PNM Mekaar justru mendapat sambutan tidak simpatik.
Baca Juga: 4 Tipe Kepribadian dalam Pengelolaan Keuangan, Agar Tidak Jebol akibat Tumpukkan Hutang Pinjol
Seorang pria paruh baya yang diduga merupakan nasabah justru menyambut kedatangan dua petugas perempuan dengan senjata tajam.
Dengan menggunakan parang, pria paruh baya tersebut kemudian mulai mengintimidasi petugas perempuan hingga sepeda motornya terjatuh.
Tidak hanya melakukan intimidasi, petugas perempuan berpelindung kepala warna kuning juga sempat didorong hingga terjatuh.
Belum puas melihat petugas terjatuh, pria paruh baya juga sempat terlihat melakukan penganiayaan.
Baca Juga: Pahami 6 Aturan Main Pinjol agar Tak Terlilit Hutang, Stop Gali Lubang Tutup Lubang!
Sambil berteriak meminta pertolongan, peristiwa penagihan yang berujung ancaman tersebut direkam oleh salah seorang petugas lainnya.
Rekaman video upaya penagihan yang berujung aksi kekerasan tersebut kemudian diunggah ke media sosial, hingga membuat warganet berang.
Menurut warganet aksi kekerasan yang dilakukan pria paruh baya terhadap petugas perempuan seperti dalam rekaman video merupakan tindakan memuakkan.
Karena itu warganet secara khusus meminta akun media sosial kepolisian serta akun Kapolri untuk segera melakukan penanganan.
Baca Juga: 4 Tips Ampuh agar Kamu Tidak Terjerat Hutang Pinjol, Poin Terakhir Paling Penting Dilakukan!
“Lapor Pak @CCICPolri @ListyoSigitP, terjadi tindak kekerasan masalahnya yang dilawan cewek, bodoh sekali sebagai manusia,” tulis warganet pemilik akun X @*ebutirbaj*.
Selain melaporkan peristiwa kekerasan yang terjadi pada petugas perempuan, warganet juga merujak perilaku abusive dari pria paruh baya di dalam video.
Tidak sedikit warganet yang menganggap perilaku pria paruh baya tersebut, selain sudah tergolong tindakan tidak waras juga sangat mengkhawatirkan.
“Sudah miskin, punya utang, dan tidak berakal, gila, masih ditambah punya mental pembunuh, lengkap sudah,” tulis pemilik akun X @*ikriShah* dan @*ikiary*.
Baca Juga: 8 Tips Lunas Hutang Pinjol yang Bisa Kamu Coba dari Sekarang, Tidak Pakai Gali Lobang Tutup Lobang
Selain mengomentari nasib yang dialami petugas perempuan dan pria paruh baya pelaku kekerasan, warganet juga mengomentari hal lain.
Menurut salah seorang warganet pemilik akun X @*Harmoy*, fenomena kekerasan yang disebabkan karena tumpukan hutang merupakan sebuah pelajaran berharga.
Karena alasan tersebut, warganet berharap agar setiap orang mampu menyadari potensi dan kemampuan ekonomi di dalam dirinya.
“Kalau punya hutang yaa dibayar, kalau nggak sanggup bayar, jangan berhutang,” tulisnya dikutip AyoJakarta.com dari akun X @KontenBerfaedah, Senin, 11 Desember 2023. **

Share this article
Saat hendak melakukan tagihan kepada salah seorang nasabah, dua petugas PNM Mekaar justru mendapat sambutan tidak simpatik.