AYOJAKARTA.COM – Salah satu kendala yang dihadapi kebanyakan orang saat ini adalah manajemen finansial atau pengelolaan keuangan.
Akibat kurang disadarinya peranan dan fungsi pengelolaan, tidak sedikit orang yang kemudian terjebak dalam persoalan keuangan.
Tumpukan hutang pribadi sampai pada kompleksnya permasalahan sosial merupakan sebagian persoalan yang timbul akibat gagalnya pengelolaan keuangan.
Agar dapat terhindar dari persoalan yang berakar dari masalah keuangan, setiap individu perlu memahami tipe kepribadiannya.
Dengan memahami tipe kepribadian, setiap individu akan menjadi lebih mudah dalam melakukan pengelolaan keuangan.
Sebagai salah satu acuan dalam memahami peran kepribadian, berikut ini adalah empat tipe individu dalam mengelola keuangan.
Baca Juga: 5 Tips Kelola Keuangan agar Tidak Krisis di Akhir Bulan, Hemat Pangkal Kaya
Tipe pertama individu dalam mengelola keuangan adalah Amasser atau biasa juga dikenal dengan istilah Si Paling Obsesif.
Tipe pribadi Amasser merupakan sosok pribadi yang sangat senang dan terbilang ambisius untuk selalu menghasilkan uang.
Karena kecintaannya kepada uang, tidak jarang seorang Amasser mengalami kecemasan dan ketakutan terhadap pengelolaan keuangannya.
Kepribadian tipe kedua yang dikenal dalam mengelola keuangan adalah tipe Avoider atau biasa disebut dengan Si Paling Tidak Peduli.
Seorang individu Avoider merupakan pribadi yang tidak pernah mempedulikan berapa banyak uang miliknya.
Selain itu, Si Paling Tidak Peduli ini juga tidak peduli dengan berapa banyak hutang atau pinjaman serta untuk keperluan apa ia membelanjakan uangnya.
Tipe selanjutnya yang dapat diketahui dari seseorang dalam cara mengelola keuangan adalah Tipe Hoarder atau Si Paling Menabung.
Seseorang dengan tipe kepribadian hoarder memiliki kecenderungan untuk mengutamakan uang sebagai simpanan.
Karena itu, Si Paling Menabung sangat senang melakukan pengelolaan keuangan namun enggan untuk membelanjakan uangnya.
Tipe kepribadian keempat yang dimiliki seseorang dalam mengelola keuangan adalah Tipe Spender atau dikenal dengan Si Paling Doyan Belanja.
Dalam mengelola keuangan, seorang Spender memiliki kecenderungan untuk memprioritaskan keinginan di atas kebutuhan.
Tipe ini seringkali mengalami kesulitan untuk membedakan antara jenis barang-barang kebutuhan primer dengan barang sekunder atau bahkan kebutuhan tersier.
Sikap yang paling menonjol dari tipe Spender adalah senang berbelanja, bahkan dalam tahapan tertentu rela berhutang demi mendapatkan suatu barang.
Seorang spender adalah seorang yang dikenal memiliki keberanian untuk menghabiskan seluruh pendapatan dan menggantinya dengan tumpukkan hutan demi keinginannya.
Baca Juga: 5 Tips Kelola Keuangan agar Tidak Krisis di Akhir Bulan, Hemat Pangkal Kaya
Demikian empat tipe kepribadian dalam mengelola keuangan yang dirangkum Ayojakarta pada Selasa, 5 September 2023 dari akun instagram @lescadanabank.

Share this article
Sebagai salah satu acuan dalam memahami peran kepribadian, berikut ini adalah empat tipe individu dalam mengelola keuangan.