AYOJAKARTA.COM - Imam Masykur yang berusia 25 tahun, juga dikenal dengan sebutan Imam, diduga menjadi korban penganiayaan hingga merenggut nyawanya.
Diduga pelaku dari penganiayaan yang tidak bertanggung jawab ini merupakan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Imam adalah anak kedua dari empat bersaudara, lahir dari pasangan Masykur yang berusia 57 tahun dan Fauziah yang berusia 47 tahun.
Baca Juga: Anggota Paspampres Diduga Aniaya Warga Aceh Hingga Tewas, Kini Ditahan di Pomdam Jaya
Dia berasal dari Desa Mon Keulayu Gandapura dan datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan.
Imam Masykur (25) diketahui berasai dari Gandapura, Bireuen, Aceh.
Ia pun viral karena menjadi korban pembunuhan diduga karena disiksa oleh beberapa anggota Paspampres, termasuk seseorang yang diidentifikasi sebagai Praka RM
Masykur mengalami penyiksaan yang mengakibatkan luka-luka fatal dan pada akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.
Terduga pelaku bahkan disebut telah meminta uang sejumlah Rp 50 juta kepada keluarga Masykur sebelum peristiwa tragis ini terjadi.
Kejadian ini terungkap setelah video penyiksaan yang menimpa Masykur mulai beredar di grup WhatsApp.
Dalam rekaman tersebut, Masykur terlihat berada dalam sebuah mobil sambil berupaya memohon pertolongan dari keluarganya untuk segera mengirimkan uang.
"Neu kirem peng siat 50 juta (tolong kirim uang 50 juta)," kata Masykur melalui sambungan telepon dengan deru napas yang terengah-engah, seperti dikutip dari akun instagram majeliskopi08, pada Minggu (27/8/2023).
Kemudian, lelaki yang sedang berbicara dengan Imam Masykur tersebut menyampaikan bahwa mereka tidak memiliki uang, tetapi mereka akan berupaya untuk mencarinya
"Neu kirem jino aju bueh, meuhan matee lon (kirim terus sekarang ya, kalau tidak mati saya)," lanjut Masykur.
Baca Juga: Mau Masuk ITS? Intip 10 Jurusan Kuliah Terfavorit di Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Melihat aksi kejam tersebut, netizen merasa geram dan memberikan komentarnya.
“ini oknum? Waaaahhhh,, gagah berani sekali ya, dilatih dg menggunakan anggaran dari duit rakyat, kemudian d pakai buat bunuh rakyat pelan. Salut” ucap @aa_ko_****, dari akun instagram majeliskopi08, pada Minggu (27/8/2023).
“Makin berasa ini negara ga beres” ucap @ilhamzikrikurni*****.

Share this article
Video Imam Masykur korban penganiayaan diduga dilakukan oknum paspampres hingga tewas dan dimintai tebusan begini kronologinya