AYOJAKARTA.COM--Nama Medhanita Dewi Renanti, S.Kom, M.Kom kembali menjadi pembicaraan warganet.
Selain dikenal sebagai Dosen Manajemen Informatika Sekolah Vokasi IPB, Medhanita Dewi Renanti juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan.
Medhanita Dewi Renanti menjadi buah bibir warganet, karena prestasinya yang telah diakui oleh 109 negara di dunia.
Melalui aplikasi yang dibuatnya, Medhanita berhasil memberikan rasa kepercayaan diri bagi ibu-ibu muda dalam menerjemahkan tangisan bayinya.
Sehubungan dengan hal tersebut, dalam sebuah tayangan Medhanita menceritakan kronologi lahirnya aplikasi penterjemah tangis bayi bernama Madsaz tersebut.
Lahirnya ide membuat aplikasi penterjemah tangisan bayi bermula dari sebuah seminar tumbuh kembang anak yang sempat ia hadiri sewaktu hamil di tahun 2011.
“Dari situ saya dapat informasi, bahwa bayi ternyata bayi punya bahasa yang bisa dimaknai atau diartikan oleh orang dewasa,” ujar Medhanita.
Tidak adanya perangkat lunak berbasis android yang berfungsi sebagai penerjemah tangis bayi di pasaran, membuatnya berinisiatif untuk membuat.
“Dari situ saya baru berusaha membuat aplikasi tangis bayi,” imbuhnya yang kemudian di tahun 2013 mulai meluncurkan aplikasi dalam bentuk desktop.
Tidak berhenti sampai disitu, Medhanita kemudian melakukan pengembangan terhadap aplikasi rancangannya.
Baca Juga: Viral Aksi Heroik Tim PKJR Sigap Ganjal Ban Bus yang Alami Rem Blong Saat Lewat Sitinjau Lauik
“Di tahun 2015, launching bentuk android, tapi belum bisa dipublish karena masih banyak yang perlu diperbaiki,” terangnya.
Jerih payah dan usaha keras yang dilakukan Medhanita akhirnya membuahkan hasil pada akhir bulan November 2018.
“Kemudian di tanggal 2 November 2018, launching di Playstore dan bisa diunduh secara gratis,” jelas Medhanita.
Dengan adanya aplikasi penerjemah tangis bayi yang dibuat oleh Dosen IPB tersebut, tidak sedikit kaum ibu muda yang merasa terbantu.
Sebab kurangnya pengalaman ibu muda dalam memperlakukan bayi ketika sedang menangis, dapat diketahui melalui aplikasi tersebut.
Baca Juga: Kena Mental! Bengkel Hens Motor Tutup Usai Viral Diserang Netizen, Nggak Berani Buka Lagi?
Karena alasan itu, kemudian aplikasi yang memiliki tingkat akurasi tinggi dalam menerjemahkan tangisan bayi usia maksimal 3 bulan digemari masyarakat.
“Aplikasi ini pertama di Indonesia dan sifatnya universal, sehingga bisa digunakan semua bayi usia 0 hingga 3 bulan dengan akurasi 94 persen,” terang Medhanita.
Namun demikian, Medhanita menambahkan bahwa aplikasi rancangannya tetap bisa dioperasikan pada bayi diatas usia 3 bulan.
“Bisa, tapi akurasinya tidak sebesar bayi usia 0 sampai 3 bulan,” jelas Medhanita mengenai aplikasi tangis bayi rancangannya.
Demikian kisah dibalik aplikasi bernama Madsaz yang dikutip Ayojakarta pada 5 Mei 2023 dari kanal Youtube SV-IPB University. ***

Share this article
aplikasi penerjemah tangis bayi yang dibuat oleh Dosen IPB tersebut, diakui sangat membantu ibu muda saat bayinya menangis