AYOJAKARTA.COM - Kesiapan Iptu Rudiana untuk melakukan sumpah pocong belakangan ini memang tengah menjadi topik perbincangan hangat di masyarakat.
Hal tersebut bermula setelah Iptu Rudiana menghadiri konferensi pers yang digelar oleh sang pengacara kondang Hotman Paris Hutapea beberapa waktu lalu di Keraton Cirebon.
Saat itu Iptu Rudiana mengaku siap untuk melakukan sumpah pocong untuk membuktikan jika Muhammad Rizky Rudiana (Eky), putranya benar-benar telah meninggal lantaran menjadi korban kasus Vina Dewi Arsita.
Ia bahkan mengatakan rela mati tujuh turunan jika seandainya Iptu Rudiana terbukti berbohong.
Meski demikian, kesiapan Iptu Rudiana untuk melakukan sumpah pocong itupun agaknya tak membuat Farhat Abbas puas.
Farhat Abbas yang merupakan tim kuasa hukum Saka Tatal, menantang Iptu Rudiana agar benar-benar melakukan sumpah pocong tersebut.
Ia ingin menguji keberanian Iptu Rudiana untuk melakukan sumpah pocong seperti yang sudah dikatakan.
Namun Farhat Abbas tak menginginkan jika Iptu Rudiana melakukan sumpah pocong hanya untuk membuktikan soal kematian Eky saja.
Pihaknya ingin agar Iptu Rudiana juga bersedia melakukan sumpah pocong untuk membuktikan bahwa dirinya benar-benar tidak merekayasa kasus Vina.
"Karena kemarin di konferensi pers si Iptu Rudiana ini mengaku siap sumpah pocong, jadi ya kita lihat saja lah," ungkap Farhat Abbas, seperti dikutip Ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Kamis, 8 Agustus 2024.
"Tantangan Iptu Rudiana untuk sumpah pocong itu kita sambut dan kita lihat saja. Apakah Rudiana ini benar-benar berani datang (untuk sumpah pocong) dan menyatakan tidak merekayasa kasus Vina bersama teman-temannya?," lanjutnya.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah yang Mudah Lulus, Bisa Selesaikan Studi dalam Waktu Cepat!
Selain itu, terkait tindak penganiayaan yang dilakukan terhadap Saka Tatal dan para terpidana kasus Vina lainnya pun menurut Farhat Abbas juga perlu dibuktikan dengan sumpah pocong.
Mengingat penganiayaan merupakan salah satu dugaan yang telah dilaporkan oleh pihak Saka Tatal beberapa waktu lalu.
Namun Iptu Rudiana seringkali mengeluarkan bantahan dan tidak membenarkan dugaan-dugaan tersebut.
"Apakah Iptu Rudiana dan teman-temannya tidak menyiksa atau mengintimidasi daripada korban anak-anak dan yang lainnya?," tantang Farhat Abbas.
"Kemudian apakah Iptu Rudiana benar-benar tidak melakukan penyelidikan ilegal dan kemudian menangkap (terpidana kasus Vina) tidak sesuai yurisdiksi kewenangannya dia?," lanjutnya.
Farhat Abbas terus mendesak Iptu Rudiana agar benar-benar bersedia melakukan sumpah pocong.
Sementara dari pihak Iptu Rudiana sendiri, belum memberikan tanggapan terkait tantangan ini.
Pihak Iptu Rudiana belum memberi informasi apapun terkait kelanjutan dari pernyataan Iptu Rudiana yang siap melakukan sumpah pocong untuk membuktikan kasus Vina dan kematian Eky.
Share this article
Farhat Abbas yang merupakan tim kuasa hukum Saka Tatal, menantang Iptu Rudiana agar benar-benar melakukan sumpah pocong tersebut.