AYOJAKARTA.COM - Google Maps baru-baru ini mengalami masalah besar setelah terdeteksi adanya peretasan yang mempengaruhi sejumlah profil bisnis, termasuk hotel-hotel di Indonesia.
Kasus ini mengakibatkan perubahan informasi penting pada profil bisnis, seperti nama bisnis, alamat, dan nomor telepon, yang bisa menyebabkan kerugian besar bagi para pemilik usaha yang terdampak.
Menurut laporan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), sebanyak 156 hotel di Jawa Tengah dan 92 hotel di Jawa Timur mengalami dampak dari peretasan ini.
Baca Juga: 5 Ide Usaha Online Modal Kecil Tidak sampai 1 Juta Rupiah!
Para pelaku cyber berhasil mengubah informasi kontak pada profil Google Bisnis hotel-hotel tersebut, termasuk mengganti nomor telepon dan rekening bank yang terdaftar.
Perubahan ini berpotensi menyebabkan pelanggan yang ingin menghubungi atau memesan layanan di hotel-hotel tersebut malah diarahkan ke nomor telepon yang tidak benar atau tidak aktif.
Hal ini tentu mengganggu operasional hotel dan dapat menurunkan kepercayaan pelanggan.
Google Indonesia telah merespons situasi ini melalui akun X-nya, dengan menyampaikan permohonan maaf dan penjelasan mengenai masalah yang terjadi.
"Kami memahami adanya isu terkait informasi pada Profil Bisnis," tulis Google Indonesia. Mereka mengonfirmasi bahwa masalah ini disebabkan oleh gangguan teknis yang mempengaruhi perubahan informasi pada sejumlah profil bisnis di platform mereka.
Pihak Google juga menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk melawan aktivitas yang melanggar kebijakan dan telah bekerja keras untuk memperbaiki masalah tersebut.
"Tim kami bekerja sepanjang waktu untuk memulihkan informasi yang akurat dan mencegah perubahan yang salah di masa depan," tambah mereka.
Baca Juga: Besok! PDIP akan Umumkan Nama Calon Kepala Daerah, Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024?
Jika Anda adalah pemilik bisnis yang mengalami dampak dari peretasan ini, solusi yang dapat diambil adalah dengan mengedit profil bisnis Google Anda.
Caranya adalah dengan mengakses akun Google Bisnis Anda dan memperbarui informasi yang salah.
Pastikan untuk memverifikasi setiap detail yang tertera untuk menghindari masalah serupa di kemudian hari.
Google juga telah menerapkan perbaikan teknis untuk mengurangi risiko peretasan dan memastikan informasi yang ditampilkan di Google Maps akurat dan terpercaya.
Meski demikian, pemilik bisnis diharapkan tetap waspada dan rutin memeriksa profil mereka untuk memastikan tidak ada perubahan yang tidak diinginkan.
Dalam upaya mengatasi dampak lebih lanjut, Google juga menyarankan pemilik bisnis untuk melaporkan setiap perubahan yang mencurigakan atau tidak sesuai dengan fakta kepada tim dukungan Google Bisnis.
Dengan melaporkan masalah ini, Anda membantu menjaga integritas data dan memberikan informasi yang tepat kepada pelanggan.
Baca Juga: Soal Juru Bicara PKS Bilang Deadline Sudah Lewat, Anies Baswedan Mengaku Kaget dan Tidak Tahu
Peretasan ini menyoroti pentingnya keamanan digital dalam pengelolaan informasi bisnis.
Para pemilik hotel dan usaha lainnya diharapkan lebih berhati-hati dan memperkuat langkah-langkah keamanan untuk melindungi profil bisnis mereka dari ancaman serupa di masa depan.
Dengan adanya upaya perbaikan dari Google dan tindakan preventif dari pemilik bisnis, diharapkan masalah ini dapat diatasi dan tidak mengganggu operasional bisnis lebih jauh lagi. Sementara itu, Google berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memperbaiki sistem mereka untuk memastikan keamanan informasi di platform mereka.
Bagi para pemilik hotel dan bisnis lainnya yang terdampak, penting untuk segera melakukan pembaruan informasi dan mengikuti langkah-langkah yang disarankan untuk memulihkan profil bisnis Anda.
Jaga selalu keamanan akun Anda dan tetap waspada terhadap aktivitas yang mencurigakan.***

Share this article
Menurut laporan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), sebanyak 156 hotel di Jawa Tengah dan 92 hotel di Jawa Timur mengalami