AYOJAKARTA.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) merespons insiden keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa siswa-siswi dari MAN 1 dan SMP PGRI 1 Cianjur seperti dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan para pelajar merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan program nasional tersebut.
Baca Juga: Selamat! KPM dengan Ciri Ini Bisa Dapat Bansos hingga Rp3 Juta Lebih, Cek Syarat dan Ketentuannya
“Kami menyampaikan empati yang mendalam dan berharap semua siswa segera pulih. Saat ini, kami sedang melakukan investigasi...," ujar Dadan dalam pernyataan resminya, Selasa (22/4).
Hingga kini, penyebab pasti dari keracunan tersebut belum dapat dipastikan. BGN masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel makanan MBG yang dikonsumsi pada hari Senin (21/4).
Sampel tersebut telah dikirimkan ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat, dan hasilnya diperkirakan baru akan keluar dalam 10 hari ke depan.
Menurut informasi yang disampaikan perwakilan dari Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG), seluruh proses pengolahan makanan telah dilakukan sesuai prosedur dan standar keamanan pangan yang berlaku.
Sebagai tindak lanjut dan langkah antisipatif, BGN menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap standar penyimpanan makanan di dapur MBG.
Selain itu, BGN juga berkomitmen untuk menyempurnakan sistem distribusi makanan secara nasional.
Upaya lain yang akan dilakukan meliputi peningkatan transparansi jadwal menu harian melalui platform digital, serta memperkuat pelatihan keamanan pangan bagi seluruh mitra penyedia layanan MBG.
Insiden ini menjadi perhatian publik, terutama karena program MBG merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan mendukung kesehatan dan kecerdasan generasi muda Indonesia.
Pemerintah berharap, investigasi yang tengah dilakukan dapat segera mengungkap penyebab kejadian, sehingga langkah perbaikan bisa segera diterapkan.***

Share this article
Badan Gizi Nasional merespons insiden keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, usai menyantap MBG