KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Lonjakan kasus Covid-19 yang terus terjadi di Kabupaten Bekasi membuat kapasitas tempat tidur rumah sakit rujukan di wilayah ini hanya menyisakan 10%.
Meski demikian, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah mengatakan bahwa rumah sakit rujukan yang ada di Kabupaten Bekasi masih bisa menampung pasien hingga hari ini.
“Saat ini (tempat tidur rumah sakit) yang sudah terpakai kisaran 80 -90%. Tapi, masih memadai,” kata dr Alamsyah saat dihubungi Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Senin (21/9/2020).
Dia mengungkapkan, pihaknya kini tengah melakukan upaya mengantisipasi lonjakan kasus yang terus datang dari klaster industri. Salah satunya dengan mempersiapkan tempat lain untuk merawat pasien.
“Kami lagi nambah tempat isolasi yang sudah ada, yakni di hotel,” ujarnya.
Hotel, lanjut dr Alamsyah, nantinya diperuntukkan khusus bagi pasien dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) yang perlu melakukan isolasi secara mandiri.
“Kita ikut DKI Jakarta (isolasi mandiri tidak boleh lagi di rumah),” katanya.
Informasi saja, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi didominasi oleh klaster industri dimana ada 46 perusahaan yang melaporkan kasus positif mulai dari PT Unilever Indonesia Tbk, PT LG Electronics Indonesia, PT Suzuki Indomobil, hingga terbaru PT Indonesia Epson Industry. Total 800 kasus disumbang dari klaster ini.
Share this article
Dia mengungkapkan, pihaknya kini tengah melakukan upaya mengantisipasi lonjakan kasus yang terus datang dari klaster industri. Salah satunya dengan mempersiapkan tempat lain untuk merawat pasien.