AYOJAKARTA.COM - Soal tragedi longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq buka suara.
Ia menyebutkan kejadian ini terjadi sebagai alarm keras bagi Pemprov DKI Jakarta dalam mengelola sampah dengan metode open dumping.
Sebagai informasi, open dumping merupakan metode pembuangan sampah secara terbuka tanpa melalui proses pengolahan, pengamanan lingkungan, maupun sistem pengendalian limbah yang memadai. Dalam metode ini, sampah hanya ditumpuk begitu saja di suatu area tanpa lapisan pelindung, pengolahan air lindi, atau pengendalian gas metana.
Baca Juga: Pencarian Masih Dilakukan, Korban Meninggal Dunia Longsor Sampah Bantargebang Bertambah 4 Orang
Akibatnya, praktik open dumping berpotensi menimbulkan berbagai masalah lingkungan, seperti pencemaran tanah dan air, bau tidak sedap, risiko kebakaran akibat gas metana, hingga potensi longsor tumpukan sampah ketika volumenya terus bertambah.
"Kejadian ini seharusnya tidak perlu jika pengelolaan dilakukan sesuai aturan," ujar Hanif Faisol dalam keterangan resmi yang dikutip ayojakarta.com pada Senin, 9 Maret 2026.
Lebih lanjut, Hanif menyebutkan bahwa tragedi longsor sampah yang terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 merupakan bukti kegagalan sistematik pengelolaan sampah.
Bayangkan kegagalan kelola sampah di Jakarta ini sudah menampung beban mencapai 80 juta ton sampah selama 37 tahun.
Baca Juga: Kasus Longsor Sampah Bantargebang: 5 Truk Tertimbun hingga 3 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Peristiwa longsor di TPST Bantargebang sendiri bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, insiden serupa pernah dilaporkan akibat tingginya tumpukan sampah dan kondisi tanah yang labil. Pada 2018 misalnya, sebagian area gunungan sampah sempat mengalami pergeseran setelah diguyur hujan deras, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Selain itu, pada sejumlah kesempatan petugas pengelola TPST juga melaporkan adanya retakan dan potensi longsoran kecil di beberapa zona pembuangan sampah. Hal ini kerap dipicu oleh tingginya volume sampah yang masuk setiap hari dari Jakarta yang bisa mencapai ribuan ton.***
Share this article
Soal tragedi longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq buka suara.