Amartha Prosper Dukung Ekonomi Komunitas di Perdesaan

(Ki-ka) Chief Funding Amartha, Julie Fauzie bersama Certified Financial Planner,  Melvin Mumpuni. (Dok Amartha)

(Ki-ka) Chief Funding Amartha, Julie Fauzie bersama Certified Financial Planner, Melvin Mumpuni. (Dok Amartha)

AYOJAKARTA.COM-- Amartha meluncurkan Amartha Prosper, solusi investasi berbasis dampak (impact investment) yang dirancang untuk menghubungkan modal publik dengan pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Melalui Prosper yang terintegrasi dalam aplikasi Amartha, investor dapat memperoleh imbal hasil yang kompetitif sekaligus berkontribusi langsung pada penguatan ekonomi komunitas, terutama perempuan pengusaha ultra mikro di wilayah perdesaan.

Chief Funding Officer Amartha, Julie Fauzie mengatakan, peluncuran Amartha Prosper merupakan langkah strategis jangka panjang untuk memperluas akses investasi berbasis dampak yang terukur dan bertanggung jawab.

"Amartha Prosper menjadi alternatif investasi pendapatan tetap yang kredibel dan relevan dengan kebutuhan investor saat ini, sekaligus memperkuat sektor UMKM produktif di Indonesia,” katanya dikutip Sabtu, 7 Februari 2026.

Baca Juga: Di Balik Ramainya Keluhan Bau, Sebagian Warga Dukung Operasional RDF Plant Rorotan: Kami Paham Besarnya Tantangan Pengelolaan Sampah Ibu Kota

Baca Juga: Di Balik Ramainya Keluhan Bau, Sebagian Warga Dukung Operasional RDF Plant Rorotan: Kami Paham Besarnya Tantangan Pengelolaan Sampah Ibu Kota

Melalui Amartha Prosper Grassroots Growth Series (GGS), memungkinkan investor menyalurkan dana ke UMKM mitra Amartha dengan sebaran geografis dan sektor usaha yang masif dan beragam, sehingga memberikan eksposur portofolio yang lebih terdiversifikasi dengan risiko yang lebih terukur.

Produk ini menawarkan potensi imbal hasil hingga 14 persen, yang terbagi dalam empat profil, yaitu Balanced-Flex, dengan potensi imbal hasil bulanan yang fleksibel dan Balanced, yang relatif resilien terhadap kondisi ekonomi.

Serta Progressive yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dan Dynamic dengan potensi imbal hasil tertinggi disertai sensitivitas risiko yang lebih besar. Setiap produk Amartha Prosper dapat diakses melalui aplikasi digital, yang memungkinkan investor tumbuh bersama UMKM di perdesaan.

Baca Juga: Warga Ramai Keluhkan Bau Menyengat Sekitar RDF Plant Rorotan, DLH DKI Jakarta Ngaku Bingung

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tingkat inklusi keuangan nasional telah mencapai 80,5 persen pada 2025. Capaian ini turut didukung oleh layanan keuangan digital dari fintech yang mampu menjangkau sektor UMKM akar rumput.

Pertumbuhan ini pun membuka ruang bagi fintech untuk menghadirkan instrumen investasi yang tidak hanya berorientasi pada imbal hasil, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian, khususnya sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Selama 16 tahun, Amartha sebagai perusahaan fintech telah melayani segmen UMKM dengan menyalurkan lebih dari Rp37 triliun permodalan kepada lebih dari 3,7 juta perempuan pelaku UMKM di lebih dari 50 ribu desa di Indonesia. Fondasi Amartha diperkuat dengan kepercayaan lebih dari 320 ribu lender ritel terdaftar.

Dukungan serta layanan Amartha juga telah mendorong dampak nyata, termasuk terciptanya lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha, serta peningkatan pendapatan dan kapasitas kerja. Atas praktik bisnis dan tata kelola yang baik, Amartha dipercaya oleh puluhan institusi nasional dan global.

“Ke depan, kami ingin Amartha Prosper menjadi jembatan yang mempertemukan investor dengan pertumbuhan ekonomi komunitas secara berkelanjutan. Dengan tata kelola yang kuat dan fokus pada UMKM perdesaan, kami optimis Prosper dapat berkontribusi lebih besar terhadap ekonomi nasional dan daerah,” jelas Julie.

Baca Juga: Pramono Siap Ikuti Arahan Prabowo Gerakan ASRI, Ketua Komisi D DKI Jakarta: Jangan Hanya Fokus Keindahan...

Tren Investasi Berdampak Kian Relevan

Tren investasi berbasis tujuan semakin relevan dengan kebutuhan investor saat ini, khususnya dalam membangun portofolio jangka menengah. Berdasarkan laporan Global Impact Investing Network (GIIN) pada 2025, 31 persen investor berencana meningkatkan investasi berdampak di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dalam lima tahun ke depan.

“Saat ini momentum investasi berbasis dampak dan ESG semakin relevan. Selain imbal hasil, investor semakin mempertimbangkan transparansi, manajemen risiko yang baik, serta dampak nyata yang terukur. Produk investasi seperti Amartha Prosper berpotensi menjadi bagian dari strategi diversifikasi portofolio pendapatan tetap yang seimbang antara return dan purpose,” kata Melvin Mumpuni, Certified Financial Planner.

Melalui pendekatan impact investing, Melvin menekankan bahwa investasi tidak semata mengejar return finansial, tetapi juga tentang memberi makna pada setiap rupiah yang diinvestasikan. Dengan membantu pelaku usaha kecil naik kelas, investasi menjadi sarana agar uang benar-benar “bekerja”, menciptakan dampak sosial nyata, mendorong pertumbuhan yang inklusif, serta menghasilkan return yang stabil dan berkelanjutan.

Baca Juga: Acer Nitro V 16S AI, Laptop Gaming Slim yang Cocok untuk Kerja dan Main Game

Dampak investasi tersebut juga dirasakan langsung oleh para mitra UMKM, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro di desa yang selama ini memiliki keterbatasan akses permodalan. Salah satunya Ibu Kamila, pemilik usaha nasi kuning dan soto banjar asal Kalimantan Selatan.

“Dulu saya sering menolak pesanan karena modal bahan baku terbatas. Setelah menerima pendanaan dari Amartha Prosper, stok bahan jadi lebih siap, produksi lancar, dan pesanan yang masuk bisa terpenuhi. Dari usaha ini juga, saya bisa menambah pendapatan keluarga dan membantu suami.” ujar Ibu Kamila, Mitra UMKM Amartha sejak 2023.

Sebagai bagian dari upaya memperluas dampak di tingkat komunitas, Amartha juga menghadirkan program “Cerita Rasa by Amartha Prosper”, kompetisi memasak yang melibatkan lebih dari 1.000 ibu mitra Amartha di Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Bali-Nusra, dan Jawa.

Program ini menjadi bukti bahwa pendanaan yang tepat dan berkelanjutan tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga dan sistem pangan daerah.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.