PKH Capai 80,3 Persen dan BPNT 81 Persen Tersalurkan, Ratusan Ribu KPM Masih Proses Giliran Pencairan

Ilustrasi. Dari total 1,3 juta KPM yang mengalami kegagalan pencairan, sebanyak 580.798 KPM telah berhasil menerima transfer saldo
Ilustrasi. Dari total 1,3 juta KPM yang mengalami kegagalan pencairan, sebanyak 580.798 KPM telah berhasil menerima transfer saldo

AYOJAKARTA.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengatasi permasalahan gagal salur bantuan sosial PKH dan BPNT tahap kedua yang sebelumnya menimpa 1,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Berdasarkan konferensi pers yang disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di kantor Kemensos Jakarta pada hari Kamis, 19 Juni 2025.

Dari total 1,3 juta KPM yang mengalami kegagalan pencairan, sebanyak 580.798 KPM telah berhasil menerima transfer saldo bantuan sosial untuk tahap kedua.

Baca Juga: SPMB Jatim 2025 Tahap 2-4 Segera Dibuka! Jalur Prestasi Akademik SMA 22 Juni, SMK 2 Juli

Pencapaian ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan mengingat dalam waktu yang relatif singkat, Kemensos mampu menyelesaikan hampir setengah dari total permasalahan yang ada.

Sisa KPM yang belum teratasi sebanyak 768.381 keluarga masih dalam proses perbaikan dengan rincian 751.067 KPM melalui Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan 17.314 KPM melalui PT Pos Indonesia.

Proses transisi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kompleksitas dalam penyaluran bantuan tahap kedua ini.

Menurut data terbaru yang disampaikan Gus Ipul, progres penyaluran bantuan sosial tahap kedua 2025 untuk Program Keluarga Harapan (PKH) telah mencapai persentase 80,3% atau setara dengan penyaluran kepada 7.991.960 keluarga penerima manfaat dari total target.

Sementara untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau yang dikenal dengan sebutan bantuan sembako, capaian pencairan telah menyentuh angka 81% atau sudah tersalurkan kepada 14.810.907 keluarga penerima manfaat dari total 18,3 juta penerima yang terdaftar.

Baca Juga: SPMB Jawa Timur 2025 Tahap I Diumumkan: Ribuan Siswa SMA/SMK Lolos, Ini Cara Daftar Ulangnya, Besok Terakhir!

Namun masih terdapat sejumlah KPM yang memerlukan penanganan khusus, yakni 1.949.399 KPM bansos PKH (19,4%) dan 2.723.515 KPM bantuan sembako (14,9%) yang masih dalam proses pembukaan rekening baru.

Selain itu, terdapat 25.720 KPM PKH (0,3%) dan 742.661 KPM bantuan sembako (4,1%) yang memerlukan perbaikan data untuk dapat merealisasikan penyaluran bantuan sosial.

Kemensos mengidentifikasi lima penyebab utama kegagalan penyaluran bantuan ke 1,3 juta rekening KPM.

Yaitu rekening dalam status pasif atau tidak aktif, rekening tidak ditemukan dalam sistem perbankan, ketidaksesuaian nama pemegang rekening dengan data penerima, kartu ATM belum terbit atau tidak dalam kondisi aktif, dan kesalahan penulisan nomor kartu yang tercatat dalam database.

Untuk mengatasi permasalahan sistemik ini, Kemensos telah melakukan koordinasi intensif dengan Himbara dan telah mencapai beberapa kesepakatan strategis dalam penyelesaian masalah bantuan sosial.

Baca Juga: Alhamdulillah! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 yang Tertunda Mulai Dicairkan Bertahap

Langkah-langkah konkret yang telah disepakati meliputi konfirmasi nomor kartu yang aktif oleh pihak bank untuk kartu-kartu bermasalah, penjelasan dan konfirmasi alasan spesifik untuk rekening yang tidak ditemukan dalam sistem.

Penyesuaian nama rekening sesuai dengan petunjuk teknis bantuan sembako dan PKH untuk kasus ketidaksesuaian nama, percepatan proses pembukaan rekening baru dengan identifikasi KPM yang sudah memiliki rekening aktif, dan pelengkapan data alamat KPM hingga tingkat dusun dan RT/RW untuk memudahkan distribusi kartu baru.

Dalam perkembangan yang cukup mengejutkan, Mensos Saifullah Yusuf juga mengimitkan adanya kebijakan tegas terkait pencabutan bantuan sosial bagi KPM yang terindikasi melakukan aktivitas mencurigakan pada rekening mereka.

Berdasarkan pernyataan yang disampaikan pada Rabu, 18 Juni 2025, Kemensos akan menghentikan penyaluran bansos jika rekening penerima terbukti ada penyimpangan, termasuk indikasi penyalahgunaan seperti transaksi mencurigakan yang dapat dikaitkan dengan aktivitas ilegal seperti judi online.

Untuk memastikan keabsahan rekening-rekening penerima bantuan sosial, Kemensos melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang akan melakukan analisis mendalam terhadap pola transaksi para penerima bansos.

Gus Ipul menegaskan bahwa semua kemungkinan penyimpangan akan ditindaklanjuti secara tegas, namun tetap akan dilakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan pencabutan bantuan pada periode berikutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTSEN
# KPM
# PKH
# BPNT

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.