Rezeki Jelang Idul Adha, KJP Plus Tahap 1 2024 SD-SMA/SMK Cair Bertahap di Bulan Juni, Ambil Tanggal Segini Ya!

Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 1 tahun 2024 sudah memasuki tahapan pencairan.
Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 1 tahun 2024 sudah memasuki tahapan pencairan.

AYOJAKARTA.COM — Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 1 tahun 2024 sudah memasuki tahapan pencairan.

KJP Plus tahap 1 tahun 2024 telah dibuka pendaftaran untuk peserta didik jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK sederajat di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan sinyal positif terkait kapan pencairan dana bansos KJP Plus tahap 1 yang akan direalisasikan di bulan Juni 2024.

Sebagai informasi, program bansos pendidikan KJP Plus tahap 1 tahun 2024 kembali diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta kembali menyalurkan program bansos pendidikan KJP Plus tahap 1 untuk peserta didik jenjang sekolah dasar hingga menengah atas dan kejuruan sederajat, yang dikategorikan sebagai keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

Baik penerima lama maupun calon penerima baru KJP Plus tahap 1 telah ditetapkan melalui SK pemberian bantuan sesuai dengan SK Gubernur DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta menyalurkan dana bansos KJP Plus tahap 1 dengan tujuan agar anak usia sekolah, bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak dan memadai hingga menyelesaikan jenjang formal 12 tahun atau setara SMA/SMK sederajat.

Lalu berapa nominal bansos KJP Plus yang dicairkan untuk tahap 1 tahun 2024?

Dikutip dari unggahan Instagram P4OP Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta @upt.p4op pada hari Senin, 10 Juni 2024, berikut rincian nominal KJP Plus tahap 1 yang dicairkan untuk peserta didik jenjang SD, SMP, SMA/SMK sederajat:

Baca Juga: HORE! Pemprov Jakarta Beri Bocoran KJP Plus Juni 2024 Akan Cair di Tanggal Ini, Kapan?

1.  SD/SDLB/MI

-  Subsidi uang SPP: Rp130ribu per-bulan.
-  Biaya personal dengan total Rp250 ribu per-bulan terdiri dari biaya rutin Rp135ribu dan biaya berkala Rp115ribu

2. SMP/SMPLB/MTs

- Subsidi uang SPP: Rp170ribu per-bulan.
- Biaya personal dengan total Rp300 ribu per-bulan terdiri dari biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115ribu.

3. SMA/SMALB/MA

-  Subsidi uang SPP: Rp290ribu per-bulan.
-  Biaya personal dengan total Rp420 ribu per-bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.

4. SMK

- Subsidi uang SPP: Rp240ribu per-bulan.
- Biaya personal dengan total Rp450 ribu per-bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

5. Peserta PKBM

- Biaya personal Rp300 ribu dengan rincian biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115ribu.

Jika peserta didik diterima di SMA dan SMK swasta melalui jalur PPDB bersama tahun 2024 maka nominal pencairan KJP Plus tahap 1 tahun 2024, akan diklasifikasikan berdasarkan klaster.

Berikut rincian nominal pencairan dana bansos KJP Plus untuk SMA Swasta jalur PPDB Bersama 2024:

Baca Juga: ALHAMDULILLAH! KJP Plus Mei-Juni 2024 Cair di Tanggal Ini, Pihak P4OP Disdik DKI Jakarta Beri Kabar Mengejutkan

1. SMA Klaster 1

-  Subsidi uang SPP sebesar Rp620 ribu per-bulan.
-  Biaya personal sebesar Rp420 ribu per-bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.

2. SMA Klaster 2

-  Subsidi uang SPP sebesar Rp920 ribu per-bulan.
-  Biaya personal sebesar Rp420 ribu per-bulan terdiri dari  biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.

3. SMA Klaster 3

-  Subsidi uang SPP sebesar Rp1,1 juta per-bulan.
-  Biaya personal sebesar Rp420 ribu per-bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.

Sedangkan untuk rincian nominal jenjang SMK Swasta PPDB Bersama 2024, dapat dirinci sebagai berikut:

1. SMK Klaster 1

- Subsidi uang SPP sebesar Rp620 ribu per-bulan.
- Biaya personal sebesar Rp450 ribu terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

2. SMK Klaster 2

-  Subsidi uang SPP sebesar Rp920 ribu per-bulan.
-  Biaya personal sebesar Rp450 ribu terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

3. SMK Klaster 3

-  Subsidi uang SPP sebesar Rp1,1 juta per-bulan.
-  Biaya personal sebesar Rp450 ribu terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

Dana bansos KJP Plus tahap 1 untuk pembiayaan rutin hanya dapat dicairkan maksimal Rp100 ribu per-bulan dengan ketentuan untuk pembelian kebutuhan sekolah siswa penerima.

Pencairan dapat dilakukan secara non tunai dan dapat ditarik tunaikan di agen Bank DKI terdekat, mesin ATM Bank DKI, atau jaringan Prima ATM di seluruh Indonesia.

Lalu kapan dana bansos KJP Plus tahap 1 tahun 2024 akan dicairkan?

Dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan resmi Instagram @upt.p4op, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah memberikan kepastian terkait dengan pencairan dana bansos KJP Plus tahap 1 tahun 2024.

"MOHON MAAF atas keterlambatan KJP tahap 1 2024 yang belum cair, kami pastikan minggu kedua bulan Juni 2024 cair pada tahap pertama. Keterlambatan disebabkan karena proses verifikasi dan validasi data calon penerima KJP Plus yang perlu disesuaikan. Terimakasih", tulis akun Instagram @upt.p4op, dikutip pada Senin, 10 Juni 2024.

Jika dianalisis dari uraian penjelasan Dindik Provinsi DKI Jakarta bisa diestimasikan untuk pencairan bansos KJP Plus tahap 1 tahun 2024 akan mulai direalisasikan pada minggu kedua bulan Juni tepatnya tanggal 8-14 Juni 2024.

Bagi penerima lama atau calon penerima baru yang ingin melihat status kepesertaan KJP Plus tahap 1 tahun 2024 masih dinyatakan sebagai penerima atau tidak, bisa mengecek melalui laman resmi kjp.jakarta.go.id.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DKI Jakarta
# DKI Jakarta
# Bansos
# kjp plus

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.