AYOJAKARTA.COM - Pengoperasian LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome - Manggarai diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem transportasi publik di Ibu Kota.
Rencananya, rute ini akan diresmikan pada Agustus 2026.
Selain menambah pilihan moda bagi masyarakat, jalur baru ini diyakini mampu meningkatkan konektivitas antarmoda dan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Menurutnya, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum terus meningkat sehingga keberadaan LRT Fase 1B akan semakin memperkuat ekosistem angkutan massal di Jakarta.
"Saya optimistis. Hari ini cara berpikir masyarakat sudah semakin produktif bahwa transportasi publik menjadi pilihan yang sangat menarik, bukan lagi sekadar alternatif," ujar Rio.
Meski demikian, Rio mengingatkan bahwa keberhasilan operasional LRT Jakarta tidak hanya bergantung pada selesainya pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga perlu memastikan kualitas layanan yang diberikan mampu memenuhi kebutuhan dan harapan pengguna.

Ia lantas memaparkan lima aspek yang perlu menjadi perhatian dalam pengoperasian LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai ini, apa saja?
1. LRT Fase 1B harus mampu memperkuat konektivitas dan integrasi dengan moda transportasi lain seperti MRT, Transjakarta, dan KRL sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien.
2. Kualitas pelayanan harus sesuai dengan harapan masyarakat agar tidak terjadi kesenjangan antara ekspektasi dan layanan yang diterima pengguna.
3. Seluruh dampak pembangunan proyek harus segera dituntaskan.

Ia mengatakan masih ada sejumlah keluhan dari masyarakat soal dampak pembangunan di sekitar lokasi proyek.
Jangan sampai, kata rio, hal ini justru bisa menciptakan masalah baru.
4. Dinas Perhubungan (Dishub) bersama PT Jakpro perlu memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap operasional LRT agar pelayanan tetap terjaga.
5. Pemprov DKI perlu mengukur tingkat kepuasan masyarakat setelah layanan beroperasi sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas transportasi publik.

Rio menambahkan, integrasi transportasi yang semakin baik akan memberikan berbagai manfaat, mulai dari mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, memperlancar mobilitas warga, hingga menghemat waktu dan biaya perjalanan.
Kondisi tersebut diharapkan mampu mendukung upaya mengurangi kemacetan yang masih menjadi tantangan utama di Jakarta.***
Share this article
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.