AYOJAKARTA.COM – Kabar menggembirakan datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT.
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan dengan total nilai maksimal mencapai Rp3.300.000 per KPM.
Penyaluran ini dilakukan secara bertahap melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan PT Pos Indonesia.
Baca Juga: Sistem Perankingan dan Penentuan Kelulusan Seleksi PPPK 2024 Tahap 2: Ini Rinciannya
Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai penerima, sangat disarankan untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala, baik melalui ATM, mesin EDC, maupun mobile banking untuk menghindari antrean dan kerusakan kartu.
Siapkan e-KTP dan KK, Surat Undangan PT Pos Segera Didistribusikan
Salah satu jalur pencairan bansos dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Namun, hingga pagi ini, sejumlah wilayah dilaporkan masih menunggu distribusi surat undangan pencairan.
Oleh karena itu, KPM diimbau menyiapkan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) agar proses pencairan bisa dilakukan dengan cepat ketika undangan telah diterima.
PKH dan BPNT 2025: Komponen dan Nominal Maksimal
Besaran bantuan yang diterima KPM bergantung pada jumlah serta jenis komponen dalam keluarga mereka. Berikut adalah rincian bantuan yang bisa didapat:
- Balita (0-6 tahun): Rp750.000 per anak
- Lansia (di atas 60 tahun): Rp600.000 per orang
- Anak sekolah SD: Rp225.000
- Anak sekolah SMP: Rp375.000
- Anak sekolah SMA/SMK: Rp500.000
Baca Juga: Cek Fakta Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2: Apakah Bansos Sudah Cair? Kemensos Buka Suara, Begini...
Jika satu keluarga memiliki dua balita dan dua lansia, maka total bansos dari PKH bisa mencapai Rp2.700.000.
Ditambah dengan bantuan BPNT sebesar Rp600.000, maka total keseluruhan bantuan yang diterima mencapai Rp3.300.000.
Penerima Combo PKH-BPNT Berpeluang Terima Bantuan Tertinggi
Kategori KPM yang disebut sebagai "combo" atau penerima ganda PKH dan BPNT memiliki peluang besar mendapatkan jumlah bantuan maksimal.
Namun demikian, jika hanya memiliki satu komponen, seperti anak SD, maka bansos yang diterima tetap diberikan sesuai kategori, yakni Rp225.000.
Masyarakat diimbau tetap bersyukur dan bersabar. Validasi data terus dilakukan oleh pemerintah, dan tidak menutup kemungkinan penerima BPNT bisa masuk ke daftar PKH atau sebaliknya, seperti yang terjadi di tahun 2024 lalu.
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Juga Mulai Dicairkan
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga telah mulai menyalurkan bansos Program Indonesia Pintar (PIP) untuk termin pertama 2025.
Dana sudah mulai masuk ke sistem, dan bisa dicek melalui situs resmi pip.kemdikbud.go.id.
Baca Juga: Catat Ya! Prediksi Jalur dan Jadwal SPMB 2025 di Wilayah Jakarta Jenjang SD, SMP, SMA/SM
Besaran bansos PIP adalah sebagai berikut:
- Jenjang SD: Rp450.000
- Jenjang SMP: Rp750.000
- Jenjang SMA/SMK: Rp1.800.000
Pencairan dilakukan melalui bank penyalur dengan menunjukkan bukti undangan serta dokumen identitas.
Penyaluran Beras 10 Kg Ditunda Sementara
Sebagai informasi tambahan, penyaluran bansos beras 10 kg sementara waktu ditunda. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kestabilan harga gabah di tingkat petani agar mencapai minimal Rp6.500 per kilogram.
Pemerintah berharap masyarakat penerima manfaat dapat memahami dan bersabar menunggu informasi lebih lanjut.
Kapan Dana Bantuan Masuk ke KKS Merah Putih?
Pantauan terbaru menunjukkan bahwa hingga pagi ini belum ada laporan saldo masuk ke KKS Merah Putih.
Meskipun demikian, masyarakat tetap disarankan mengecek secara mandiri melalui mobile banking atau mesin EDC.
Pemerintah sendiri belum mengeluarkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) untuk penyaluran tahap ini.***
Share this article
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan dengan total nilai maksimal mencapai Rp3.300.000 per KPM, melalui KKS Dan PT Pos Indonesia