AYOJAKARTA.COM — Bansos PKH, MRP Beras 10 kg, dan BLT Mitigasi Risiko Pangan siap dicairkan kembali oleh pemerintah saat bulan Ramadhan hingga nantinya menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024.
Pemerintah menyalurkan sejumlah bansos menjelang Lebaran kepada keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin.
Bansos PKH, bantuan beras MRP 10 kg, dan BLT Mitigasi banyak disalurkan kepada KPM dengan kategori penerima masing-masing, misalnya bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH.
Kemensos memang sedang menyiapkan beberapa bansos reguler dan tambahan yang akan disalurkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI dan PT Pos Indonesia.
Seperti contohnya bansos PKH tahap 2, bansos MRP beras 10 kg dan BLT Mitigasi Risiko Pangan yang dicairkan di akhir bulan Ramadhan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024.
Lalu bagaimana progres tahapan pencairan ketiga bansos hingga tanggal 25 Maret 2024?
Baca Juga: Penerima Bantuan Beras 10 KG, Apakah Berhak atas Bansos PKH dan BPNT?
1. PKH (Program Keluarga Harapan)
PKH tahap 2 merupakan salah satu bantuan yang dijadwalkan akan dicairkan sebelum lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2024 ini.
Untuk penyalurannya PKH tahap 2 alokasi Maret-April akan disalurkan KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI.
Nominal bantuan yang diterima oleh KPM PKH Tahap 2 periode salur Maret-April, sebagai berikut:
- Komponen anak SD sederajat: Rp150 ribu
- Komponen anak SMP sederajat: Rp225 ribu
- Komponen anak SMA/SMK sederajat: Rp334 ribu
- Komponen lansia: Rp400 ribu
- Komponen penyandang disabilitas berat: Rp400 ribu
- Komponen ibu hamil: Rp500 ribu
- Komponen anak usia dini (0-6 tahun): Rp500 ribu
Lalu bagaimana status pencairan terbaru PKH Tahap 2 di SIKS-NG tanggal 25 Maret?
Dikutip dari AyoJakarta.com melalui unggahan video di kanal YouTube DIARY BANSOS, progres pencairan bansos PKH tahap 2 di SIKS-NG sudah muncul keterangan final closing.
Final closing merupakan tahapan akhir Pusdatin Kemensos RI telah menetapkan keluarga penerima manfaat layak mendapatkan bantuan PKH tahap 2.
Kemensos menetapkan nama KPM yang akan mendapatkan pencairan PKH tahap 2 melalui evaluasi komponen penerima bansos, dan update data terbaru DTKS Kemensos RI yang dipadankan dengan usulan kelayakan penerima dari Pemerintah daerah.
Setelah final closing, Pusdatin Kemensos RI akan melakukan cek rekening masing-masing KPM dan selanjutnya jika berhasil cek rekening maka akan menerima progres SPP.
Jika SPP selesai maka Pusdatin Kemensos akan menerbitkan SPM (Surat Perintah Membayar) lalu SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), dan SI (Standing Instruction).
SI sebagai penentu tahapan akhir pencairan karena Pusdatin sudah melakukan pemindah bukuan dari rekening Kemensos masuk ke rekening perbankan atau bank penyalur.
Top up bantuan akan dilaksanakan setelah proses Standing Instruction dan dilakukan oleh pihak perbankan untuk mentransfer dana PKH Tahap 2 melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI.
Mengacu pada status progres pencairan PKH tahap 2 yang sudah final closing, maka estimasi pencairan bisa terealisasi sebelum Hari Raya Idul Fitri atau kurang lebih paling lambat 10-15 hari ke depan.
2. Bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg
Bansos MRP (Mitigasi Rawan Pangan) disebut juga bansos Cadangan Beras Pemerintah 10 kg.
Bansos MRP CBP 10 kg akan disalurkan untuk tahap 3 bulan Maret kepada 22 juta keluarga penerima manfaat untuk kategori keluarga prioritas miskin ekstrem.
Sasaran penerima bansos Cadangan Beras Pemerintah 10 kg adalah masyarakat yang masuk dalan desil Kemiskinan Ekstrem, yang terdata dalam P3KE Kemenko PMK yaitu kepala keluarga dalam satu KK.
Bansos ini dikelola oleh Badan Pangan Nasional yang bekerja sama dengan Perum Bulog RI yang disalurkan oleh titik komunitas dan bertempat di kantor kelurahan atau kantor desa.
Bagi penerima bansos yang berhalangan hadir untuk mengambil bantuan dikarenakan sakit menahun, lansia atau penyandang disabilitas, pihak transporter PT Pos Indonesia akan mengantarkan bantuan langsung kepada penerima.
Hingga tanggal 25 Maret 2024 beberapa daerah sudah menerima bansos beras CBP 10 kg misalnya Cirebon, Banyuwangi, Brebes, dan masih banyak yang lainnya.
3. BLT Mitigasi Risiko Pangan
BLT Mitigasi Risiko Pangan merupakan bansos tambahan Kemensos yang disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang layak menerima bantuan sebesar Rp600 ribu.
Dikutip dari AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube DIARY BANSOS, sampai sekarang belum ada pencairan bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Pantauan SIKS-NG untuk untuk tahapan proses pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan masih belum ada keterangan nama dan periode salur bansos.
Hal ini dikarenakan Pusdatin Kemensos RI masih terus menghimpun data verifikasi hasil kelayakan penerima bansos yang dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing.
Selain itu, Kemensos RI masih menyusun DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran) dan nantinya diberikan kepada Kemenkeu RI untuk menyetujui anggaran penyaluran bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Terkait kapan disalurkan bantuan ini memang belum ada kepastian, tetapi menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartanto jadwal pencairan bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024.
Jika tanggal 10 April 2024 adalah Hari Raya Idul Fitri dan cuti bersama di tanggal 8-9 April maka penyaluran bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan di minggu awal Maret 2024 atau tanggal 1-7 April 2024. ***

Share this article
Bansos PKH, MRP Beras 10 kg, dan BLT Mitigasi Risiko Pangan siap dicairkan kembali oleh pemerintah saat bulan Ramadhan.