Hore Kartu Anak Jakarta KAJ Tahap 1 2024 Sudah Cair, Nominal Bansos Langsung Rapel 2 Bulan? Cek Penerimanya

Pencairan Kartu Anak Jakarta (KAJ) 2024 Periode Januari-Februari 2024.
Pencairan Kartu Anak Jakarta (KAJ) 2024 Periode Januari-Februari 2024.

AYOJAKARTA.COM - Pencairan Kartu Anak Jakarta (KAJ) Tahap 1 periode salur Januari-Februari 2024 sedang akhirnya terealisasikan.

Prioritas penerima bansos KAJ Tahap 1 ini diberikan kepada anak usia dini mulai dari umur 0-6 tahun yang berasal dari kategori keluarga prasejahtera di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Sebagai informasi, Kartu Anak Jakarta (KAJ) 2024 ini merupakan program bantuan sosial yang bertujuan untuk mendukung perkembangan anak usia dini khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Bocoran KAJ Kartu Anak Jakarta 2024 Tahap 1 Cair Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Penerima Online Lewat HP, Mudah!

Sebagai informasi, program KAJ ini telah diluncurkan secara simbolis pada 26 Maret 2021, sebagai program kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Bank DKI.

Banyak sekali manfaat yang didapatkan dari program KAJ 2024 ini

Dikutip AyoJakarta.com berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 96 Tahun 2019 tentang Pemberian Bantuan Sosial untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar bagi Anak, setiap anak berhak atas kehidupan yang sejahtera dan mendapatkan perlindungan dari lingkungan tempat ia tumbuh.

Baca Juga: Belum Terima Dana Bantuan Sosial Dinsos DKI Jakarta? Berikut Tahapan Penyaluran KLJ, KAJ, dan KPDJ

Pemenuhan kebutuhan dasar anak seperti susu, makanan bergizi, dan keperluan penunjang lain yang mendukung tumbuh kembang anak merupakan fokus dari pemberian bansos KAJ ini

KAJ diberikan kepada KPM anak dengan nominal Rp300 ribu yang dicairkan setiap dua atau tiga bulan sekali dan diberikan selama satu tahun.

Bansos KAJ Tahap 1 diberikan kepada KPM anak yang disalurkan melalui Bank DKI di mana nantinya dana tersebut 2024 dapat dicairkan atau ditarik tunaikan melalui ATM Bank DKI atau Jaringan Prima di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Sudah Terima Pencairan Dana KLJ, KAJ, dan KPDJ? Cek Besarannya di Sini!

Bukan hanya berbentuk uang non tunai saja, penerima KAJ 2024 juga mendapatkan fasilitas lain seperti akses gratis naik Transjakarta, kemudahan membeli pangan bersubsidi, hingga terdaftar secara otomatis sebagai anggota JakGrosir.

Lalu apa saja persyaratan penerima Kartu Anak Jakarta berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 96 Tahun 2019, sebagai berikut:

1. Anak usia dini berusia 0 - 6 tahun.

2. Orang tua memiliki NIK daerah serta bertempat tinggal/berdomisili di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

3. Terdaftar dan ditetapkan dalam Data Terpadu Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu.

4. Terdaftar di DTKS Kemensos RI atau DTKS Pemprov DKI Jakarta.

5. Berada di luar Panti Sosial Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Baca Juga: Dana Bantuan Sosial Dinsos DKI Jakarta Kembali Cair, Berikut Nominal yang Diterima Pemilik KLJ, KAJ, dan KPDJ!

Kartu Anak Jakarta (KAJ) tahap 1 periode salur Januari-Maret 2024 akhirnya dicairkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Proses pencairan dana KAJ 2024 Tahap 1 tahun 2024 periode salur Januari Februari sudah resmi disalurkan secara bertahap kepada 4.800 KPM anak penerima.

Dikuti AyoJakarta.com dari Instagram resmi @dinsosdkijakarta, bantuan KAJ Tahap 1 tahun 2024 dicairkan pada hari Jum'at, 1 Maret 2024 sebesar Rp600 ribu untuk pencairan dua bulan sekaligus periode Januari-Februari 2024.

Baca Juga: Selamat! Dinsos DKI Jakarta Kembali Cairkan KLJ, KAJ, dan KPDJ Hari Ini, Simak Pengumumannya dalam Artikel Ini

Pencairan bansos Kartu Anak Jakarta secara bertahap akan ditransfer ke rekening Bank DKI masing-masing penerima.

Data KPM anak sebagai penerima manfaat yang mendapatkan pencairan Kartu Anak Jakarta 2024 ini diambil dari DTKS yang dipadankan dengan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dari desil 1-4, yang dipadankan kembali dengan Data Kependudukan dan Data Kepemilikan Aset atau Pajak Daerah.

Oleh karena itu, jika orang tua atau wali ingin mencairkan dana bansos KAJ Tahap 1 ini maka untuk pengambilan pencairannya harus melengkapi persyaratan, sebagai berikut:

Baca Juga: Cek 4 Bansos Cair Oktober 2021 untuk Warga Jakarta, Ada KJP Plus, KAJ, KLJ dan KPDJ

1. Membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua (fotokopi dan asli).
2. Membawa Kartu Keluarga (KK) (fotokopi dan asli).
3. Membawa akta kelahiran anak (fotokopi dan asli).

Bagi KPM penerima bansos Kartu Anak Jakarta yang ingin mengecek daftar penerima bansos KAJ Tahap 1 tahun 2024 maka dapat dengan mudah mengakses laman resmi Siladu Provinsi DKI Jakarta.

Berikut cara-caranya.

1. Akses laman resmi https://siladu.jakarta.go.id.
2. Isilah NIK di kolom "Masukkan NIK" pastikan NIK benar sesuai dengan yang tercantum di KTP atau Kartu Keluarga (KK).
3. Klik "Cek NIK"
4. Status DTKS sesuai NIK akan muncul otomatis di laman SILADU.
5. Jika KPM terdaftar aktif di DTKS maka peluang mendapatkan bansos KAJ juga semakin besar. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kartu Anak Jakarta
# KAJ
# bansos

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.