AYOJAKARTA.COM - Memasuki akhir minggu kedua di bulan Juli 2024, Kemensos kembali mencairkan beberapa bansos untuk KPM PKH murni, KPM PKH+BPNT dan KPM DTKS.
KPM yang menerima pencairan bansos baik PKH, BPNT, atau bantuan sosial Kemensos yang lain wajib terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI.
Pencairan dilakukan melalui KKS ATM Merah Putih Bank BRI, Mandiri, BNI atau BSI dan Bank Himbara penyalur.
Pemerintah memang sudah berkomitmen untuk terus menyalurkan berbagai bansos reguler dan tambahan kepada keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin hingga prioritas miskin ekstrem.
Adapun pencairan yang dilakukan berdasarkan data bayar atau SP2D yang sudah turun di mana tercantum nama-nama KPM penerima bantuan beserta nominal yang diterima.
Lalu bansos apa saja yang mulai dicairkan untuk keluarga penerima manfaat di hari ini?
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos, hari Kamis (11/7/24), berikut dua bansos yang dicairkan untuk keluarga penerima manfaat hari ini.
1. Bansos Atensi Anak Yatim Piatu
Pencairan bansos Atensi Anak Yatim Piatu terus dicairkan di bulan Juli.
Bansos ini diberikan untuk KPM anak yatim piatu dengan usia mulai dari usia 0-18 tahun.
Jika KPM berusia 16-18 tahun tetapi belum menikah, tetap bagian dari penerima bansos ini.
Terpantau hari ini, SP2D pencairan bansos Atensi Anak Yatim Piatu periode salur Mei-Juni sebesar Rp400 ribu telah resmi turun di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Nominal yang dicairkan Rp200 ribu per bulannya tersebut disalurkan melalui Bank Himbara tertunjuk yaitu Bank Mandiri.
KPM yang menerima bansos Atensi Yatim Piatu harus melalui usulan atau dari Pemerintah daerah setempat.
Jika rekomendasi atau usulan Pemda disetujui maka Kemensos akan menerbitkan data bayar yang berisi nama KPM yang berhak menerima pencairan bansos Atensi Anak Yatim Piatu.
2. PKH
PKH (Program Keluarga Harapan) kembali dicairkan untuk KPM validasi by system sebagai penggenapan 10 juta KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT.
Terpantau di hari ini, ada saldo masuk untuk pencairan bansos PKH Mei-Juni di KKS Mandiri dengan nominal bervariasi, mulai Rp150 ribu, Rp400 ribu dan Rp500 ribu.
Tidak semua KPM menerima bansos susulan PKH periode Mei-Juni. Jika periode Mei-Juni sudah dicairkan dan KPM telah mengambil dana bansos maka tidak menerima pencairan kembali di bulan Juli.
Berikut nominal pencairan bansos PKH periode Mei-Juni.
- Kategori siswa SD sederajat: Rp150 ribu
- Kategori siswa SMP sederajat: Rp250 ribu
- Kategori siswa SMA sederajat: Rp334 ribu
- Kategori lansia 60 tahun ke atas: Rp400 ribu
- Kategori penyandang disabilitas berat: Rp400 ribu
- Kategori ibu hamil: Rp500 ribu
- Kategori anak usia dini (0-6tahun): Rp500 ribu
- Kategori korban pelanggaran HAM berat Rp1,8 juta
Untuk PKH periode salur Juli-Agustus via KKS dan Juli-September via PT Pos Indonesia masih belum dicairkan.
Hal ini terpantau di SIKS-NG bahwa PKH periode Juli-Agustus dan Juli-September masih dalam tahap awal penentuan KPM dan verifikasi komponen PKH.
Diprediksi untuk pencairan bansos PKH periode Juli-Agustus via KKS akan dicairkan akhir Juli atau awal Agustus 2024.
Sedangkan pencairan PKH periode Juli-September via PT Pos Indonesia akan diestimasikan akan cair di bulan Agustus atau September 2024.
Jika KPM ingin mengetahui terkait daftar penerima bansos PKH validasi by system atau progres pencairan PKH periode Juli-Agustus atau Juli-September maka bisa bertanya langsung kepada pendamping sosial sehingga dapat dilakukan status kepesertaan PKH KPM melalui SIKS-NG.***

Share this article
KPM yang menerima pencairan bansos baik PKH, BPNT, atau bantuan sosial Kemensos yang lain wajib terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI.