AYOJAKARTA.COM - Koalisi Animal Friends Jogja (AFJ) dan Act for Farmed Animals (AFFA) menggelar aksi damai di depan kantor pusat Fore Coffee, Thamrin, Jakarta.
Aksi ini merupakan respons atas penolakan Fore Coffee untuk beralih ke penggunaan telur bebas sangkar (cage-free).
Pihak Fore Coffee sebelumnya menyampaikan keputusan tersebut melalui surat elektronik pada April 2026.
Sebagai bentuk protes, koalisi AFJ-AFFA mengirimkan karangan bunga duka cita berukuran besar.
Karangan bunga ini menjadi simbol keprihatinan atas pengabaian kesejahteraan ayam petelur.
Saat ini, banyak rantai pasok industri masih menggunakan sistem kandang baterai yang sangat sempit.
Kondisi Ayam Petelur dalam Kandang Baterai
Sistem kandang baterai memberikan ruang gerak yang sangat terbatas bagi ayam.
Setiap ekor ayam hanya mendapatkan ruang seluas selembar kertas A4. Kondisi ini membuat ayam tidak bisa bergerak bebas.
Ayam juga terhalang melakukan perilaku alaminya, sehingga memicu stres dan gangguan kesehatan.
Aksi damai ini diikuti oleh 20 aktivis yang membentangkan banner dan poster tuntutan.
Suara tabuhan drum marching band meramaikan suasana di lokasi. Dua aktivis juga mengenakan kostum barista sebagai pementasan simbolik.
"Sangat mengecewakan melihat Fore Coffee justru menolak langkah menuju penggunaan telur cage-free. Padahal, mereka mengusung nilai keberlanjutan," ujar Dwi Octavia, Manajer Kampanye AFJ, dalam rilis yang diterima AYOJAKARTA.COM.
Tuntutan Publik dan Respon Manajemen
Dwi menegaskan bahwa pasokan telur cage-free di Indonesia sudah semakin siap.
Transisi ini bukan lagi masalah ketersediaan bahan baku, melainkan komitmen moral perusahaan. P
enggunaan telur beretika sangat penting untuk produk pendamping seperti pastry dan donat.
Dukungan masyarakat terhadap gerakan ini juga terus mengalir. Sebanyak 17.403 orang telah menandatangani petisi mendesak perubahan kebijakan Fore Coffee.
Pemimpin Kampanye AFFA, Elfha Shavira, menilai hal ini membuktikan tinggi kepedulian konsumen lokal terhadap etika rantai pasok.
Perwakilan tim legal Fore Coffee akhirnya menemui massa aksi untuk menerima aspirasi.
Perusahaan berjanji akan membahas masukan ini secara internal bersama unit terkait.
Fore Coffee menargetkan untuk memberikan rincian perkembangan terbaru pada Agustus mendatang.
Koalisi AFJ-AFFA menyambut baik respons awal dari manajemen tersebut. Namun, para aktivis menegaskan akan terus mengawal proses ini secara ketat.
Mereka mendesak Fore Coffee segera menyusun roadmap transisi menuju telur bebas sangkar secara bertahap.***
Share this article
Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.